Discussion – 

0

Discussion – 

0

Warga Senang DKPP Bandung Adakan Vaksin Rabies Secara Door to Door, Ini Ciri Hewan yang Kena Rabies

[ humas.fk@unpad.ac.id ]

Untuk mencegah penyakit rabies, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung menggelar vaksin rabies gratis door to door di RW 07 Kelurahan Cibadak Kecamatan Astanaanyar, Selasa (4/7/2023).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh mengatakan vaksin rabies secara massal digelar 3 Juli sampai 15 Juli 2023, tidak hanya door to door tapi vaksin gratis di gelar juga di 38 klinik dokter hewan swasta.

Vaksin rabies menyasar hewan peliharaan dan hewan-hewan liar disambut antusias warga yang membawa hewan peliharaan kucing maupun anjing.
Mereka berbondong-bondong mendatangi kantor RW 07 Kelurahan Cibadak, ada beberapa kucing gagal divaksin karena stres dan ngamuk.

Bahkan ada beberapa warga dari RW 08 dan 06 ikut vaksin memanfaatkan vaksin rabies gratis.
Tak hanya Wawan yang merasa bersyukur tapi Neneng Tiarni (35) lebih bersyukur karena rumahnya didatangi tim dokter untuk vaksin 8 ekor kucing peliharaannya.

“Saya sangat berterima kasih didatangi dokter karena saya tak punya tempat untuk membawa kucing ke Pos RW,” ujarnya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh hanya membawa satu dokter hewan, yakni Drh Buhori Muslim dan 10 calon dokter hewan dari Unpad yang sedang magang.

Menùrut Wilsandi, ada empat jenis hewan yang berpotensi membawa penyakit rabies, yakni kucing, anjing, kera, dan musang.

“Ciri hewan rabies itu susah makan, takut cahaya, takut air, agresif, berliur terus,” katanya.

“Jadi setelah ada gigitan memang harus dipant
dua-duanya baik manusia yang terkena gigitan dan hewannya,” ucap Wilsandi.

Baca juga: Dinas Kesehatan Siagakan Fasilitas Rabies Center di Kabupaten/Kota di Jawa Barat,

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung turut melaksanakan pola door to door dalam gebyar vaksinasi hewan peliharaan. Dalam kegiatan itu, DKPP mengutamakan vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), seperti kucing, anjing, monyet, dan musang. Targetnya, vaksinasi gratis itu menjangkau belasan ribu HPR.

RW 7 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung merupakan salah satu titik door to door gebyar vaksinasi. Dokter hewan dari DKPP bersama mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran mendatangi sejumlah rumah warga setempat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DKPP Kota Bandung Wilsandi Saefuloh menyampaikan, gebyar vaksinasi berlangsung 3-15 Juli 2023. Lokasinya tersebar pada 38 titik lok
Pihak kelurahan menyampaikan data hewan yang masuk dalam kelompok HPR di wilayah masing-masing. “Kami masih melakukan rekapitulasi data kiriman dari tiap-tiap wilayah. Sementara ini, jumlah yang tercatat 50-100 ekor per kelurahan,” ucap dia.

Perihal ketersediaan vaksin, dia mengungkapkan, tersedia sekira 10 ribu vial. Baru-baru ini, pihaknya beroleh bantuan 2.500 vial vaksin antirabies dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Vaksinasi, ucap Wilsandi, merupakan bentuk kewaspadaan akan rabies. Selain itu, vaksinasi menjadi bagian dari Layanan Manajemen Kesehatan Hewan Terintegrasi,
Vaksin Rabies gratis menggunakan program Laman Hati (layanan manajemen kesehatan hewan terintegrasi).

Menùrut Wilsandi, proses vaksinasi bagian dari Laman Hati untuk mencegah rabies sekaligus mengedukasi warga tentang manajemen kesehatan hewan, pendataan dan kesehatan lalu lintas hewan. (*)

Ruby

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

id_IDIndonesian

Pin It on Pinterest

Share This