$

PAUS ID

Padjadjaran Authentication System.

$

Portal Mahasiswa

Merupakan portal informasi bagi mahasiwa UNPAD

$

Portal Staff

Merupakan portal informasi bagi staf UNPAD.

$

Email UNPAD

Layanan email berbasis Google App for Education (GAFE) bagi seluruh sivitas akademika Unpad.

UNPAD

Discussion – 

0

Discussion – 

0

Universitas Padjadjaran Terbitkan Pedoman Etis Pemanfaatan Gen-AI di Lingkungan Akademik

Pedoman Etis Pemanfaatan Gen-AI di Lingkungan Akademik Universitas Padjadjaran

Jatinangor, 2026 – Universitas Padjadjaran menerbitkan Pedoman Etis Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) di Lingkungan Akademik Universitas Padjadjaran sebagai acuan bagi sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara aman, etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada penguatan kualitas pembelajaran serta penelitian.

Pedoman yang diterbitkan oleh Direktorat Akademik Universitas Padjadjaran pada 2026 ini menjadi bagian dari upaya Unpad membangun ekosistem akademik yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital tanpa mengesampingkan integritas akademik, tanggung jawab ilmiah, keamanan data, serta peran manusia dalam proses pembelajaran.

Mendorong Pemanfaatan Gen-AI yang Etis dan Bertanggung Jawab

Perkembangan teknologi Generative AI memungkinkan pengguna menghasilkan berbagai bentuk konten, seperti teks, gambar, audio, dan video. Dalam lingkungan pendidikan tinggi, teknologi tersebut dapat mendukung berbagai aktivitas pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi digital.

Namun, pemanfaatan Gen-AI juga menghadirkan sejumlah risiko, antara lain ketidakakuratan informasi, ketergantungan terhadap teknologi, persoalan plagiarisme, keamanan dan privasi data, hingga berkurangnya proses berpikir kritis apabila teknologi digunakan tanpa pengawasan dan verifikasi.

Karena itu, Pedoman Etis Pemanfaatan Gen-AI Unpad menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dan transparan, dengan tetap menempatkan manusia sebagai pengendali utama dalam proses akademik.

Pedoman tersebut juga mengacu pada Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif dalam Kegiatan Pembelajaran di Lingkungan Universitas Padjadjaran.

Lima Prinsip Utama SAFE-AI

Pedoman Gen-AI Unpad memperkenalkan prinsip SAFE-AI, yaitu:

  • Secure – menjaga keamanan penggunaan dan perlindungan data.
  • Accountable – memastikan penggunaan AI dapat dipertanggungjawabkan.
  • Fair – menjunjung keadilan dan menghindari diskriminasi.
  • Ethical – menggunakan AI sesuai nilai dan etika akademik.

Prinsip tersebut menjadi salah satu fondasi agar inovasi berbasis AI tetap berjalan sejalan dengan nilai akademik dan kemanusiaan. Dokumen juga menegaskan pentingnya keamanan data, privasi, transparansi, akuntabilitas, keadilan, inklusivitas, serta relevansi dengan kurikulum.

SMART-AI untuk Memperkuat Literasi dan Tanggung Jawab

Selain SAFE-AI, pedoman memperkenalkan prinsip SMART-AI, yang mencakup:

Safe, Meaningful, Accurate, Responsible, dan Transparent.

Prinsip tersebut diarahkan untuk memastikan penggunaan Gen-AI memberikan manfaat yang bermakna, menghasilkan informasi yang perlu diverifikasi, serta tetap menempatkan tanggung jawab dan transparansi sebagai bagian penting dalam aktivitas akademik.

Dengan pendekatan tersebut, Gen-AI diposisikan sebagai mitra dalam proses pembelajaran, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir, kreativitas, analisis, dan pengambilan keputusan manusia.

Mengatur Level Penggunaan Gen-AI dalam Kegiatan Akademik

Pedoman juga mengatur level pemanfaatan AI dalam lingkungan akademik, mulai dari Level 1 hingga Level 5, yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran dan tingkat keterlibatan teknologi AI.

Pengaturan level tersebut membantu dosen dan mahasiswa menentukan batas pemanfaatan Gen-AI dalam tugas, asesmen, proyek, penelitian, maupun aktivitas akademik lainnya. Penentuan level harus mempertimbangkan capaian pembelajaran, kompetensi kognitif, jenis asesmen, serta ketentuan yang ditetapkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Pedoman juga menekankan deklarasi penggunaan AI sebagai bagian dari transparansi akademik. Deklarasi tersebut dapat menjelaskan apakah dan bagaimana Gen-AI digunakan dalam suatu karya atau tugas akademik.

Batasan dan Larangan Penggunaan Gen-AI

Untuk menjaga integritas akademik, pedoman membagi penggunaan Gen-AI ke dalam beberapa kategori, yaitu:

  1. Allowed Use – penggunaan yang diperbolehkan.
  2. Limited Use – penggunaan yang dibatasi.
  3. Discouraged Use – penggunaan yang dihindari.
  4. Prohibited Use – penggunaan yang dilarang.

Penggunaan Gen-AI yang diperbolehkan antara lain dapat mencakup aktivitas pendukung pembelajaran seperti eksplorasi ide, penyusunan struktur awal, simulasi, visualisasi, maupun aktivitas lain yang tetap berada dalam koridor ketentuan akademik.

Sebaliknya, penggunaan AI untuk melakukan aktivitas yang menggantikan proses berpikir mahasiswa, menghasilkan informasi tanpa verifikasi, menggunakan data pribadi atau data sensitif secara tidak semestinya, maupun melakukan tindakan yang bertentangan dengan etika akademik termasuk hal yang perlu dihindari atau dilarang sesuai ketentuan pedoman.

Literasi AI Menjadi Bagian Penting Ekosistem Akademik

Pedoman tidak hanya mengatur batasan penggunaan AI, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan kompetensi AI bagi sivitas akademika.

Literasi AI mencakup kemampuan memahami karakteristik teknologi AI, mengenali risiko, mengevaluasi keluaran AI, melakukan verifikasi informasi, serta menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.

Dokumen juga membagi kompetensi literasi AI ke dalam empat domain, yaitu berinteraksi dengan AI, berkreasi dengan AI, mengelola AI, serta merancang dan memahami dampak AI.

Upaya tersebut diperkuat melalui pelatihan, sertifikasi literasi AI, workshop berbasis kasus, serta integrasi kompetensi AI dalam pengembangan profesional.

Membangun Ekosistem Akademik yang Unggul, Berdampak, dan Inklusif

Penerapan Pedoman Etis Pemanfaatan Gen-AI menjadi langkah Universitas Padjadjaran dalam menghadapi transformasi digital secara terarah. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran dan penelitian sekaligus menjaga nilai-nilai akademik.

Bagi sivitas akademika FK Unpad, semangat tersebut selaras dengan komitmen:

Unggul, Berdampak, Inklusif.

Teknologi AI dapat menjadi instrumen untuk memperkuat inovasi dan produktivitas akademik apabila digunakan secara kritis, aman, transparan, dan bertanggung jawab.

Pedoman Etis Pemanfaatan Gen-AI di Lingkungan Akademik Universitas Padjadjaran dapat menjadi rujukan bersama bagi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta unit pengelola akademik dalam membangun budaya pemanfaatan AI yang sehat dan berintegritas. Dokumen tersebut mencakup subjek dan ruang lingkup penggunaan, batasan, deklarasi, pelaporan, pemantauan, literasi, pelatihan, hingga mekanisme penegakan etika dan sanksi.

Mari bersama memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bijak, etis, dan bertanggung jawab untuk kemajuan Universitas Padjadjaran dan Indonesia.

 

 

Adhi Taufiq Akbar

0 Comments

You May Also Like

Pin It on Pinterest

Share This