$

PAUS ID

Padjadjaran Authentication System.

$

Portal Mahasiswa

Merupakan portal informasi bagi mahasiwa UNPAD

$

Portal Staff

Merupakan portal informasi bagi staf UNPAD.

$

Email UNPAD

Layanan email berbasis Google App for Education (GAFE) bagi seluruh sivitas akademika Unpad.

UNPAD

Discussion – 

0

Discussion – 

0

FK Unpad Dampingi Dinas Kesehatan Belitung Susun Renja Kesehatan 2027 Berbasis Data

FK Unpad mendampingi Dinas Kesehatan Belitung menyusun Renja Kesehatan 2027

BANDUNG, FK.UNPAD.AC.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) mendampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) Kesehatan Tahun 2027 berbasis data dan kebutuhan kesehatan masyarakat. Pendampingan yang berlangsung sejak Maret 2026 tersebut ditutup melalui kegiatan diseminasi Renja Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Tahun 2027 dalam bentuk diskusi panel di Swiss-Belresort Belitung, Selasa (29/9/2026).

Pendampingan FK Unpad tersebut merupakan bagian dari kolaborasi dalam memperkuat kualitas perencanaan pembangunan kesehatan daerah. Kegiatan ini juga melibatkan Unit Kerja Biro Perencanaan dan Penganggaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kegiatan diseminasi dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Paryanta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dr. Ikhwan Gusnadi, Ketua Tim Pendamping FK Unpad dr. Kuswandewi Mutyara, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran kecamatan.

FK Unpad Perkuat Perencanaan Kesehatan Berbasis Data

Ketua Tim Pendamping FK Unpad dr. Kuswandewi Mutyara menyampaikan bahwa pendampingan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan dokumen Renja, tetapi juga memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam menyusun perencanaan kesehatan yang berbasis data.

Selama proses pendampingan, tim FK Unpad melakukan sejumlah tahapan, mulai dari review dan analisis situasi kesehatan, identifikasi serta penetapan prioritas, hingga penajaman program, indikator, target, dan kebutuhan dukungan lintas sektor.

Menurutnya, keberhasilan pendampingan tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen Renja Kesehatan 2027. Lebih dari itu, proses pendampingan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perangkat daerah dalam menggunakan data sebagai dasar penetapan prioritas, menyusun kegiatan yang terukur, serta mengawal implementasi program secara berkelanjutan.

“Keberhasilan dari pendampingan ini bukan hanya bahwa dokumen Renja itu telah selesai, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana proses selama pendampingan ini dapat memperkuat kapasitas Dinas Kesehatan dan juga dinas terkait lainnya untuk merencanakan program secara berbasis data, penetapan prioritas, menyusun kegiatan yang dapat terukur dengan baik, dan mengawal implementasinya secara berkelanjutan,” ujar dr. Kuswandewi.

Pembangunan Kesehatan Membutuhkan Kolaborasi Lintas Sektor

FK Unpad juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Permasalahan kesehatan memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek, termasuk lingkungan, pendidikan, pangan, sosial, ekonomi, dan infrastruktur.

Karena itu, perencanaan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan agar program yang disusun dapat berjalan secara terpadu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan Renja 2027 ini sebagai agenda bersama pembangunan kesehatan di Kabupaten Belitung. Jadi bukan hanya sebagai dokumen rencana saja, tetapi juga sebagai dasar untuk kita bersama dapat bekerja sama untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Belitung,” kata dr. Kuswandewi.

Renja Kesehatan 2027 Disusun untuk Memperkuat Program Daerah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dr. Ikhwan Gusnadi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bimbingan, asistensi, dan penyusunan Renja Dinas Kesehatan Tahun 2027 bersama FK Unpad.

Menurutnya, proses pendampingan berlangsung secara intensif selama sekitar enam bulan sejak Maret 2026. Setelah tahapan pendampingan di daerah selesai, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dijadwalkan mempresentasikan Renja tersebut di Kementerian Kesehatan pada akhir Oktober 2026.

Dalam proses penyusunan Renja, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung juga melibatkan OPD pendukung hingga jajaran kecamatan. Keterlibatan lintas sektor tersebut diperlukan karena persoalan kesehatan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh sektor kesehatan secara mandiri.

Kolaborasi tersebut diarahkan antara lain untuk memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk dalam upaya menekan angka kesakitan, menangani stunting, serta meningkatkan kualitas sanitasi.

FK Unpad Dorong Ketepatan Data dalam Perencanaan Kesehatan

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Paryanta menyampaikan bahwa pendampingan FK Unpad menjadi bagian penting dalam menyiapkan program kesehatan agar lebih terarah, efisien, dan efektif.

Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam penyusunan program pembangunan kesehatan. Data yang akurat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan prioritas program sehingga intervensi yang dirancang dapat lebih sesuai dengan permasalahan kesehatan masyarakat.

“Dengan data yang akurat, penentuan program-program akan makin tepat,” ujarnya.

Melalui pendampingan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung berharap penyusunan Renja Kesehatan 2027 dapat menghasilkan program kerja yang lebih terarah dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Kolaborasi FK Unpad dan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan keilmuan dan kepakaran untuk mendukung penguatan pembangunan kesehatan di daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Universitas Padjadjaran: Unggul, Berdampak, Inklusif, melalui penguatan kolaborasi, pemanfaatan pengetahuan berbasis data, serta kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

FK Unpad mendampingi Dinas Kesehatan Belitung menyusun Renja Kesehatan 2027
17fddac1 e0a4 4de8 9123 3a7ab5cfd05f scaled

 

 

Adhi Taufiq Akbar

0 Comments

You May Also Like

Pin It on Pinterest

Share This