$

PAUS ID

Padjadjaran Authentication System.

$

Portal Mahasiswa

Merupakan portal informasi bagi mahasiwa UNPAD

$

Portal Staff

Merupakan portal informasi bagi staf UNPAD.

$

Email UNPAD

Layanan email berbasis Google App for Education (GAFE) bagi seluruh sivitas akademika Unpad.

UNPAD

Discussion – 

0

Discussion – 

0

Kolaborasi FK Unpad Unair BIONICS 2025

Kolaborasi FK Unpad Unair BIONICS 2025

Deskripsi Kegiatan

Kolaborasi sivitas akademika kembali mengharumkan nama Universitas Padjadjaran di tingkat nasional. Tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang BIONICS (BioMedical Innovation and Scientific Competition) 2025 yang diselenggarakan oleh Medical Research Center of Indonesia (MRCI).

Dalam kompetisi tersebut, tim Unpad–Unair mengangkat topik potensi C-Reactive Protein (CRP) sebagai biomarker pendukung dalam deteksi dan evaluasi respons terapi Tuberkulosis (TB). Topik ini dinilai relevan dengan tantangan penanganan TB, khususnya di negara berkembang, di mana kondisi klinis pasien sering kali tidak sejalan dengan beban infeksi bakteri TB.

Tim terdiri atas dr. Yitzchak Millenard Sigilipu selaku inisiator dan presentator utama, bersama dr. Yosi Yohanes Putra Tandi, dr. Averina Octaxena Aslani, M.Sc, dan dr. Anindyta Murfia Khairunnisa dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, serta dr. Ester Chateline Susanto dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Pengembangan gagasan ini didukung melalui jejaring akademik dan layanan kesehatan sebagai afiliasi anggota tim, antara lain RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (RSJPDHK) Jakarta Barat, dan Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSK) Jombang.

Gagasan pemanfaatan CRP sebagai biomarker dinilai aplikatif karena proses pemeriksaannya relatif sederhana dan mudah diakses. Hal ini memungkinkan penerapan yang lebih luas untuk mendukung evaluasi perjalanan penyakit serta respons terapi TB di berbagai fasilitas layanan kesehatan. Inovasi tersebut mendapat apresiasi dewan juri karena relevansinya di bidang kesehatan dan potensi implementasi dalam skala nasional.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika Universitas Padjadjaran untuk terus mengembangkan riset kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat serta memperkuat kontribusi Unpad dalam pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia.

Adhi Taufiq Akbar

0 Comments

You May Also Like

Pin It on Pinterest

Share This