Akademik

Program Studi Ilmu Kesehatan Anak

Bagian Anak Rumah Sakit Rantjabadak sudah ada sejak berdirinya rumah sakit pada tanggal 25 oktober 1923, tetapi secara resmi terpisah dari bagian dewasa pada tanggal 1 januari 1950. Selama tahun 1923 sampai 1950, sarana perawatan anak masih bergabung dengan sarana perawatan untuk orang dewasa.Poliklinik anak yang pertama dibangun atas permintaan Bupati pada tahun 1927. Waktu ini RSHS masih bernama Gemeente Ziekenhuis Juliana, dan baru pada tahun 1950 ruang perawatan anak terpisah dari ruang perawatan dewasa.

Bagian Anak waktu itu dipimpin oleh Hasan Boesoirie, dr dibantu oleh suster Lingga yang merupakan suster dari RS Borromeus dan mendapat kepercayaan memimpin para suster bagian anak. Pada saat itu Hasan Boesoirie, dr  mengambil keahlian pada bagian THT, sehingga pada bulan Agustus 1950 diangkatlah Sugiri, dr menjadi Kepala Bagian Anak Rumah Sakit Rantjabadak. Dokter Sugiri melayani sorang diri seluruh pasien anak yang datang ke rumah sakit ini, sampai pada tahun 1952 mulai diperbantukan seorang dokter  dari Itali dan sorang lagi dokter dari Hongkong. Sejak saat ini, Bagian Anak mulai mandiri, baik dalam tatalaksana administrasi maupun organisasinya. Selanjutnya dikembangkan bidang-bidang lain yang lebih khusus seperti bidang pendidikan, pelayanan medis, sarana medis, bangunan dan statistik. Selama kepemimpinan Prof. Sugiri, Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran / RS. Rantjabadak mengalami perkembangan mendasar yang dapat dianggap sebagai titik tolak perkembangan selanjutnya.

Pendidikan dokter spesialis anak dimulai pada tahun 1954 yaitu sejak masuknya asisten pertama Supangkat Danusaputro, dr (Pang Djing Tjiang, dr) dari Departemen Kesehatan. Setelah bekerja sekian tahun dan dinilai oleh Kepala Bagian Anak (Prof. Sugiri), telah cukup untuk mendapat keahlian dalam bidang ilmu kesehatan anak. Setelah dirundingkan dengan Kepala Bagian Anak FKUI-RSCM diputuskan Supangkat Danusaputro, dr untuk menjalani kursus aplikasi selama 3 bulan di RSCM. Setelah memenuhi criteria untuk mendapatkan keahlian, maka pada tahun 1961, Supangkat Danusaputro, dr diberi brevet keahlian dalam bidang ilmu kesehatan anak di Jakarta dan sekaligus merupakan dokter spesialis anak pertama hasil didikan Prof. Sugiri dari RS Rantjabadak Bandung. Selanjutnya ata persetujuan Kepala Bagian Anak FKUI/RSCM, pendidikan dokter spesialis anak dapat diselenggarakan sepenuhnya di Fakultas Kedokteran UNPAD-RS. Rantjabadak termasuk penyerahan brevet, dan tidak diperlukan lagi kursus aplikasi selama tiga bulan di Jakarta.

Perkembangan pendidikan dokter spesialis anak di FK Unpad –RS Rantjabadak pada tahun 1965 menerima kurang lebih 1 (satu) orang per asisten, antara tahun 1965 sampai 1970 menerima kurang lebig 1-2 orang asisten, tahun 1970 sampai 1975 menerima 2-4 orang asisten per tahun. Mulai tahun 1975 dokter spesialis anak menerima 2-4 orang asisten per semester, tahun 1994 sampai 1998 menerima 6-9 orang asisten per semester, dan tahun 1998 sampai sekarang menerima 8-10 orang asisten per semester.

Selama pendidikan dilaksanakan pembahasan mengenai kepustakaan, kasus, sari pustaka, konferensi kasus kematian, tugas jaga bagian serta kuliah dan response untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran, serta tugas penelitian, semua penilaian akhir tiap asisten dilakukan oleh kepala bagian.

Masa kepemimpinan Prof. Sugiri sebagai kepala bagian, senantiasa mengembangkan ilmu kesehatan anak di segala bidang. Pada waktu itu pembagian subbagian belum terpisah seperti sekarang hanya kamar perawatan beberapa penyakit menular seperti difteria, tifoid serta gastroenteritis terpisah.Baru pada tahun 1956 dilakukan pemisahan ruangan untuk penyakit diare dan kelainan gastroenterology yang tidak menular.

Setelah Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin   menjadi rumah sakit pendidikan untuk Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran, dianggap perlu untuk memperdalam serta mengembangkan pengetahuan di berbagai bidang dalam pediatrik yaitu dengan mengintensifkan perawatan dan pengobatan pasien anak pada beberapa subbagian yang ada.

Adapun subbagian yang ada di Bagian Anak Fakultas Kedokteran Unpad terdiri dari :

  1. Subbagian Gastrohepatologi
  2. Subbagian Gizi dan Penyakit Metabolik
  3. Subbagian Hematogi –Onkologi
  4. Subbagian Nefrologi
  5. Subbagian Endokrinologi
  6. Subbagian Perinatologi
  7. Subbagian Infeksi dan Penyakit Tropis
  8. Subbagian Neurologi
  9. Subbagian Respirologi
  10. Subbagian Pediatrik Gawat Darurat
  11. Subbagian Tumbuh Kembang – Pediatrik Sosial
  12. Subbagian Kardiologi
  13. Subbagian Alergi-Imunologi

Daftar kepala bagian IKA FK Unpad

1.   Prof . Sugiri, Arts : 1950 - 1975
2. Prof. dr. Sambas Wiradisuria,SpA(K) : 1975 - 1985
3. Prof. dr. Azhali M.S., SpA(K) : 1985 - 1998
4. Prof. dr. Suganda Tanuwidjaja, Sp.A(K) : 1998 - 2005
5. Prof. dr. Nanan Sekarwana, SpA(K).,MARS : 2005 - 2014
6. Dr.dr. Djatnika Setiabudi, Sp.A(K).,MCTM : 2014 - sekarang

Visi

Menjadi pusat pendidikan ilmu kesehatan anak yang terkemuka secara nasional dan regional tahun 2017 dengan keunggulan di bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang terintegrasi serta berorientasi pada keunggulan di bidang ilmu kesehatan anak
  2. Menjamin produk penelitian dan pendidikan unggul untuk kemaslahatan anak dan daya saing bangsa
  3. Meningkatkan kolaborasi dan sinergi potensi bangsa di bidang ilmu kesehatan anak
  4. Meningkatkan kualitas dan kompetensi staf pendidik serta tenaga pendidikan yang berorientasi pada keunggulan di bidang ilmu kesehatan anak

Tujuan

1. Terselenggaranya sistem pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang disusun oleh Kolegium IKA Indonesia

2. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang IKA dengan penguatan pada sisi penelitian, serta memiliki kemampuan mengajar dan berkomunikasi dengan baik

3. Terlaksananya  sistem penjaminan mutu dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan

4. Menghasilkan peta jalan penelitian staf pendidik dan peserta didik yang terintegrasi sesuai dengan peta jalan penelitian FK Unpad

5. Menghasilkan berbagai publikasi berbasis penelitian

6. Menghasilkan penelitian yang dapat diterapkan secara praktis

7. Terselenggaranya kerjasama dengan masyarakat dan berbagai instansi akademis maupun nonakademis yang berkontribusi terhadap kemajuan IKA

8. Mengupayakan seluruh staf pendidik dapat bergelar Konsultan dan Doktor

9. Menghasilkan karya ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No

Nama Dosen di RS Pendidikan Utama

Bidang Keahlian

1.

Prof. Dr.Abdurachman Sukadi, dr., SpAK*

Neonatologi

2.

Prof. Dr. Ponpon Idjradinata, dr., SpAK*

Hematologi Onkologi

3.

Prof. Herry Garna, dr., SpAK., Ph.D*

Infeksi dan Penyakit Tropis

4.

Prof. Cissy R.S Prawira, dr., M.Sc.,  SpA(K)., Ph.D*

Respirologi

5.

Prof. Dr. Nanan Sekarwana, dr., SpA(K)., MARS*

Nefrologi

6.

Prof. Dr. Sjarif Hidajat Effendi, dr., SpA(K)*

Neonatologi

7.

Prof. Alex Chairulfatah, dr., SpA(K)

Infeksi dan Penyakit Tropis

8.

Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, dr., SpA(K)., MM

Tumbuh Kembang Pediatri Sosial

9.

Adi Utomo Suardi,dr.,SpA(K),MM

Respirologi

10.

Prof. Dr.Dedi Rachmadi Sambas,dr., SpA(K).,M.Kes

Nefrologi 

11.

Julistio T.B. Djais,dr.,SpA(K),M.Kes

Nutrisi dan Penyakit Metabolik

12.

Dr. Djatnika Setiabudi,dr.,SpA(K),MCTM

Infeksi dan Penyakit Tropis

13.

Dr. Lelani Reniarti,dr.,SpA(K),M.Kes

Hematologi Onkologi Anak

14.

Dr. Dadang Hudaya S.,dr.,SpA(K), M.Kes

Emergensi dan Rawat Intensif Anak

15.

Prof. Dr. Heda Melinda D.N,dr., SpAK., M.Kes

Respirologi

16.

Prof. Dr. Dany Hilmanto, dr., SpAK

Nefrologi

17.

Prof. Dr.Budi Setiabudiawan, dr., SpAK., M.Kes

Alergi Imunologi

18.

Dr. Dwi Prasetyo, dr., SpAK., M.Kes

Gastrohepatologi

19.

Dr. Nelly Amalia Risan,dr.,SpA(K)

Neuropediatri

20.

Aris Primadi,dr.,SpA(K)

Neonatologi

21.

Prof. Dr. Dida Akhmad Gurnida,  dr., SpAK.,  M.Kes

Nutrisi dan Penyakit Metabolik

22.

Dr. Eddy Fadlyana,dr.,SpA(K),MKes

Tumbuh kembang – Pediatri Sosial

23.

Dr. Sri Endah Rahayuningsih, dr. SpA(K)

Kardiologi

24.

Purboyo Solek,dr.,SpA(K)

Neuropediatri

25.

Dr. Tetty Yuniati,dr.,SpA(K)M.Kes

Neonatologi

26.

Dr. Meita Dhamayanti, dr., SpA(K),MKes

Tumbuh kembang-Pediatri Sosial

27.

Dr. Susi Susanah,dr.,SpA(K),M.Kes

Hematologi Onkologi Anak

28.

Dewi Hawani Adiwar,dr.,SpA(K)

Neuropediatri

29.

Dr. Dzulfikar D.L.Hakim, dr.,   SpA(K), M.Kes

Emergensi & Rawat Intensif Anak

30.

Sri Sudarwati,dr.,SpA(K)

Respirologi

31.

Diah Asri Wulandari,dr.,SpA(K)

Respirologi

32.

Anggraini Alam,dr.,SpA(K)

Infeksi dan Penyakit Tropis

33.

Rd. Reni Ghrahani D.M, dr.,Sp.A(K), MKes

Alergi Imunologi

34.

Stanza Uga Peryoga,dr.,SpA(K).,MKes

Emergensi dan Rawat Intensif Anak

35.

Rachmat Budi Kuswiyanto, dr.,SpA(K),M.Kes

Kardiologi

36.

Gartika Sapartini,dr.,SpA(K).,MKes

Alergi dan Imunologi

37.

Fiva Aprillia Kadi,dr.,SpA(K).,MKes

Neonatologi

38.

Tisnasari Hafsah,dr.,SpA(K)

Nutrisi dan Penyakit Metabolik

39.

Nur Suryawan,dr.,SpA(K).,M.Kes

Hemato-onkologi

40.

Rodman Tarigan G, dr.,Sp.A(K),M.Kes

Tumbuh kembang-Pediatri Sosial

41.

Yudith Setiati Ermaya, dr.,Sp.A(K).,M.Kes

Gastrohepatologi

42.

Ahmedz Widiasta, dr.,Sp.A(K),M.Kes

Nefrologi

43.

Mia  Milanti Dewi, dr.,Sp.A(K),M.Kes

Neuropediatri

44.

Riyadi,dr.SpA(K).MKes

Infeksi dan Penyakit Tropis

45.

Fina Meilyana,dr.SpA.,MKes

Emergensi dan Rawat Intensif Anak

46.

Viramitha Kusnandi,dr.SpA.,MKes

Nutrisi dan Penyakit Metabolik

47.

Nur Melan Sari, dr.,SpA.,MKes

Hemato-onkologi

48.

Rini Rosanti,dr.SpA.MKes

Nefrologi

A.   Kompetensi Utama
  1.   Kompetensi (knowledge) akademik spesialistik, terdiri atas
    a.   Kompetensi umum (area kompetensinya meliputi knowledge and understanding, skills, values and attitudes; teaching and research, leadership and management, personal commitment to professional standards, communication skills in pediatrics
    b. Kompetensi klinis umum (perkembangan emosi, perkembangan sosial, perkembangan penddikan)
    c. Kompetensi klinis khusus
      i Materi Dasar Umum (MDU)
      ii Materi Dasar Khusus (MDK)
      iii Materi Keahlian Umum (MKU)
      iv Materi Keahlian Khusus (MKK)
       

- Alergi Immunologi
- Aspek Pediatri dalam Ilmu Bedah
- Dermatologi
- Endokrinologi
- Gastro hepatologi
- Gigi dan mulut
- Gizi metabolik
- Hematologi
- Kardiologi
- Nefrologi
- Neurologi
- Oftalmologi
- Pediatri gawat darurat
- Radiologi dan pencitraan
- Penyakit infeksi tropis
- Penyakit telinga hidung dan tenggorokan
- Neonatologi
- Psikologi-psikiatri anak
- Respirologi
- Tumbuh kembang pediatri sosial

  2. Keterampilan prosedur pediatrik spesialistik (Pediatric Specialistic Procedures)
  3. Kemampuan pendekatan pediatri sosial (Social Pediatric Approach)
B. Kompetensi Pendukung
  Kompetensi pendukung diberikan kepada mahasiwa pada saat pemberian materi pangayaan dasar, yang terdiri dari :
 
  1. Filsafat ilmu
  2. Etika Profesi
  3. Genetika kedokteran
  4. Metodologi penelitian
  5. Epidemiologi klinik
  6. Cara membuat usulan penelitian
  7. Administrasi kesehatan dan rekam medik
  8. Biostatistika
  9. Evidence Based Case Report (EBCR)
  10. Biomolekuler
  11. Farmakologi klinik

 

PPDS-1 Ilmu Kesehatan Anak, dibagi dalam tiga tahap pendidikan, yaitu:

  1. Tahap Pembekalan (Kualifikasi)
  2. Tahap Magang (Junior dan madya)
  3. Tahap Mandiri (Senior)

Pada ketiga tahap tersebut Peserta PPDS-1 melaksanakan proses pendidikan dan ketrampilan di ruang rawat inap, rawat jalan, dan emergensi di RSUP dr. Hasan Sadikin dan RS Jejaring yang mencakup:

  1. Tatalaksana Pasien Gawat Darurat
  2. Tatalaksana Pasien Rawat Inap
  3. Tatalaksana Pasien Rawat Jalan
  4. Tatalaksana Kasus Jangka Panjang

Lama Pendidikan dan Beban Studi

Lama studi             : 8 semester (maksimal 12 semester)
Beban studi            : 120 SKS

Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.