Akademik

Program Studi Ilmu Kesehatan Jiwa

Sebagai salah satu program studi di Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin, Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran memiliki sejarah dan perkembangan yang patut untuk disimak. Bagian Psikiatri berdiri bersamaan dengan berdirinya Universitas Padjadjaran pada tahun 1957, dengan nama Bagian Neuropsikiatri karena pada saat itu Bagian Psikiatri masih bergabung dengan Bagian Neurologi. Bagian ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Soemantri Hardjoprakoso, seorang neuropsikiater yang pada saat itu juga menjabat sebagai Kepala Bagian Psikiatri RSAD Dustira. Beliau dibantu oleh dr. Tini Syamsul Ma'arif (Psikiater) dan dr. Markito (Neuropsikiater).

Pada tahun 1960 Bagian Neuropsikiatri FK UNPAD dibagi menjadi Bagian Neurologi (Ilmu Penyakit Saraf) yang dipimpin oleh Prof. dr. Gouw Guan Houw, dan Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiatri) yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Soemantri Hardjoprakoso.

Pada tahun 1966 Prof. Dr. dr. Soemantri Hardjoprakoso ditugaskan menjadi Atase Kebudayaan di Thailand sehingga Kepala Bagian Psikiatri FK UNPAD untuk sementara dirangkap oleh Prof. dr. Gouw Guan Houw. Beberapa bulan kemudian, dr. H. Hasan Basri Saanin Dt. Tan Pariaman yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Psikiatri RSU Ranca Badak diangkat menjadi Kepala Bagian Psikiatri FK UNPAD. Beliau menjabat sebagai Kepala Bagian Psikiatri FK UNPAD hingga tahun 1988.

Beberapa lulusan kemudian menjadi Kepala Bagian berikutnya, yaitu :

  1. Ike MP. Siregar, dr.SpKJ(K). MPH.                                                     (1988-1989)
  2. Prof. Nizar Zainal Abidin, dr.SpKJ(K)                                                 (1989-1995)
  3. Prof. Dr. Tuti Wahmurti A. Sapiie, dr.SpKJ(K) (1995-2001)
  4. Tatang Muchtar S., dr.SpKJ(K)                                                                           (2001-2005)
  5. Teddy Hidayat, dr.SpKJ(K)                                                                                  (2006-2009)
  6. Arifah Nur Istiqomah, dr. SpKJ                                                                          (2009-sekarang)

Kuliah pertama Psikiatri diberikan pada tahun 1961 oleh Prof. Dr. dr. Soemantri Hardjoprakoso yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Psikiatri FK UNPAD. Oleh karena Prof. Dr. dr. Soemantri Hardjoprakoso pergi ke luar negeri maka kuliah Psikiatri diberikan oleh dr. H. Hasan Basri Saanin Dt. Tan Pariaman.

Pendidikan kepaniteraan (ko-asistensi) di Bagian Psikiatri dimulai pada tahun 1963 dan dilaksanakan di RSAD Dustira Cimahi karena Prof. Dr. dr. Soemantri bertugas di sana. Salah seorang mahasiswa pertama yang mengikuti kepaniteraan tersebut adalah dr. Nizar Zainal Abidin. Setelah dr. H. Hasan Basri Saanin Dt. Tan Pariaman menjadi Kepala Bagian  pada tahun 1966, tempat kepaniteraan berpindah ke RSU Ranca Badak, yang pada tahun 1967 berganti nama jadi RSUP dr. Hasan Sadikin sampai sekarang. Selain di lingkungan FK UNPAD, Bagian Psikiatri juga dipercaya untuk membantu pelaksanaan pendidikan di bidang Psikiatri di beberapa fakultas dan universitas di Bandung. Pendidikan dokter spesialis di Bagian Psikiatri dimulai pada tahun 1966 dengan residen pertama dr. Nizar Zainal Abidin dan dr. Hadian Singawinata, keduanya lulus pada tahun 1971 sebagai lulusan Psikiater pertama dari FK UNPAD.

Penanggung jawab Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis-I Psikiatri FK UNPAD pada tahun 1966 sampai dengan 1987 dirangkap oleh Kepala Bagian Psikiatri FK UNPAD, baru pada tahun 1987 dilaksanakan oleh Ketua Program Studi (KPS). Ketua Program Studi dari tahun 1987-1995 adalah Prof. Nizar Zainal Abidin, dr.SpKJ(K), dari tahun 1995 sampai 2009 adalah Ike MP.Siregar, dr.SpKJ(K). MPH, dari 2009 sampai 2013 adalah Teddy Hidayat, dr. SpKJ(K), dari tahun 2013 sampai 2017 adalah Dr. Veranita Pandia,dr.,SpKJ(K).,M.Kes. dan dari tahun 2017 hingga sekarang adalah dr. Shelly Iskandar, SpKJ, SpAkp, MSi, Phd.Bagian Psikiatri FK UNPAD telah meluluskan 134 orang Psikiater dan pada saat ini ada 40 orang residen yang sedang menjalani proses pendidikan.

Sistem ujian nasional (NBE) mulai diterapkan sejak tahun 2003.

Visi

Menjadi institusi pendidikan Program Studi Profesi Lanjut Ilmu Spesialis Psikiatri yang mengedepankan keunggulan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang psikiatri untuk kemaslahatan serta mendorong daya saing bangsa tahun 2030

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan psikiatri profesional melalui pengembangan kurikulum akademik yang dinamis guna menghasilkan psikiater yang mampu bersaing di lingkungan global.
  2. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan bidang Psikiatri berorientasi masyarakat.
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis penelitian dan berdasarkan kebutuhan masyarakat
  4. Menyelenggarakan pengembangan fasilitas pendidikan, staf pendidik, dan tenaga kependidikan yang berkualitas.
  5. Menyelenggarakan sistem organisasi dan tata kelola Program Studi Psikiatri yang menuju kemandirian.Tujuan Pendidikan

Tujuan Umum

Tujuan umum Program Pendidikan Dokter Spesialis I (PPDSp-I) Program Studi Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiatri) setelah melalui proses belajar dengan suatu kurikulum baku adalah menghasilkan lulusan yang :

  1. Mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan ilmu kedokteran sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan Pancasila
  2. Mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidangnya serta mempunyai keterampilan dan sikap yang baik sehingga sanggup memahami dan memecahkan problem kesehatan secara ilmiah dan dapat mengamalkan ilmu kesehatan kepada masyarakat yang sesuai dengan bidang keahliannya secara optimal
  3. Mampu menentukan, merencanakan, dan melaksanakan pendidikan dan penelitian secara mandiri dan mengembangkan ilmu ke tingkat akademi yang lebih tinggi
  4. Mampu mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan etik ilmu dan etik profesi

Tujuan Khusus

Tujuan khusus Program Pendidikan Dokter Spesialis I Program Studi Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiatri) adalah menghasilkan Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa (Psikiater) berstandar internasional yang mempunyai kemampuan sebagai berikut :

  1. Mengenal, merumuskan, menyusun prioritas dan menanggulangi masalah kesehatan jiwa secara kritis-analitis, rasional-ilmiah dan bertanggung jawab
  2. Melakukan pemeriksaan, menegakkan diagnosis, menyusun strategi perencanaan/  penatalaksanaan terapi, perawatan, rehabilitasi dan promosi/prevensi, serta melaksanakan sistem rujukan secara profesional dalam bidang psikiatri
  3. Melaksanakan integrasi Konsultasi-Liaison Kedokteran Jiwa dengan bidang-bidang spesialistik ilmu kedokteran dan non-kedokteran lainnya secara profesional
  4. Mampu memberdayakan sistim kesehatan jiwa masyarakat
  5. Menunjukkan sifat dan sikap pribadi yang serasi untuk profesi psikiatri sesuai dengan kode etik kedokteran pada umumnya dan kode etik profesi psikiatri pada khususnya
  6. Meningkatkan dan mengembangkan diri dalam bidang pelayanan dan pengetahuan di bidang kedokteran umumnya dan psikiatri khususnya, dengan berpedoman pada pembelajaran seumur hidup

Kepala Departemen

Arifah Nur Istiqomah, dr., SpKJ (K)

Sekretaris

Lucky Saputra,dr.,SpKJ (K).,M.Kes

Koord. Program Studi

Shelly Iskandar, dr., Sp.KJ., M.Kes., P.Hd

Sekretaris

Tuti Kurnianingsih, dr., Sp.KJ

Koordinator Penelitian dan Kerjasama

Teddy Hidayat, dr., Sp.KJ

Koord. PPSK & PSPD

Lynna Lidyana, dr., Sp.KJ

 

N0

Nama Staf Pengajar

Keterangan

1

Arifah Nur Istiqomah, dr. SpKJ(K)

Dosen Tetap

2

Dr. Veranita P, dr. Sp.KJ(K),M.Kes

Dosen Tetap

3

R.M. Haryadi Karyono, dr. SpKJ

Dosen Tetap

4

Lynna Lidyana, dr. SpKJ

Dosen Tetap

5

Santi Andayani, dr. SpKJ

Dosen Tetap

6

Tuti Kurnianingsih, dr. SpKJ

Dosen Tetap

7

Lucky Saputra, dr. SpKJ.M.Kes

Dosen Tetap

8

Shelly,dr.,SpAkp,SpKJ,Msi,PhD

Dosen Tetap

9

Bella Patriajaya, drSpKJ.,MARS

Dosen Tetap

10

Lelly Resna, dr.,SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

11

Hasrini Rowawi, dr.SpKJ(K).,MHA

Dosen Tidak Tetap

12

Lina Budianti, dr.,SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

13

Noki Irawan Saputra, dr., SP.KJ

Dosen Tidak Tetap

14

Irwanto Ichlas, dr. SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

15

Dr. Chatidjah S, dr. SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

16

Prof. Nizar Zainal Abidin, dr. SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

17

Ismail Rachmat, dr.,SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

18

Prof. Dr.Tuti Wahmurti, dr. SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

19

Teddy Hidayat, dr.SpKJ(K)

Dosen Tidak Tetap

 

Kompetensi adalah kemampuan menggunakan secara tepat pengetahuan, komunikasi, keterampilan teknis, penalaran klinis, sikap dan nila-nilai serta penerapannya dalam praktek sehari-hari untuk kepentingan individu dan masyarakat yang dilayani.

1. Penatalaksanaan Pasien

A. Umum          

  1. Kemampuan melaksanakan pemeriksaan komprehensif dan membuat catatan medik pasien dengan memperhatikan latar belakang budaya/kepercayaan, yang mencakup keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit sebelumnya, riwayat biologik/penyakit keluarga, latar belakang sosiokultural, dan riwayat perkembangan
  2. Melakukan pemeriksaan klinis/diagnostik fisik secara lengkap
  3. Mampu merumuskan diagnosis/diagnosis banding
  4. Mampu mengevaluasi, mengkaji, dan merekomendasikan penatalaksanaan pasien secara menyeluruh dan efektif

B. Khusus

  1. Mampu melaksanakan pemeriksaan psikiatrik sesuai dengan standar
  2. Mampu melaksanakan :
    1. Penegakkan diagnosis/diagnosis banding dengan menggunakan sistem diagnosis multiaksial
    2. Formulasi kasus secara terintegrasi yang mencakup aspek neurologik, fenomenologik, psikologik dan sosiokultural dalam menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan
    3. Perencanaan pemeriksaan penunjang yang sesuai, mencakup laboratorium, pencitraan (imaging), pemeriksaan medis lain, dan evaluasi psikologik
    4. Perencanaan terapi komprehensif yang meliputi aspek biologik, psikologik, dan sosio kultural
  3. Mampu mendeteksi potensi pasien dalam melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, meliputi :
    1. Penilaian resiko
    2. Pengetahuan tentang tata cara standar pengobatan involunter (diluar persetujuan pasien)
    3. Mampu menerapkan secara selektif metode-metode pencegahan untuk menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain
  4. Mampu melakukan :
    1. Wawancara terapeutik, misalnya memanfaatkan materi klinis yang relevan dengan menggunakan pendekatan suportif, eksploratif, dan klarifikatif
    2. Terapi individual, kelompok, dan terapi keluarga dengan menggunakan metode standar yang sudah diakui, serta mengintegrasi hal tersebut dengan modalitas terapi lain, misalnya terapi biologik dan intervensi sosiokultural.
    3. Penataksanaan gangguan-gangguan psikiatrik

2. Pengetahuan Medik

A. Umum

1.  Memiliki pengetahuan mengenai gangguan jiwa utama, termasuk juga pertimbangan yang berkaitan dengan umur, jenis kelamin, suku bangsa dan etnik, serta mencakup aspek :
  a. Epidemiologi
  b. Etiologi yang mencakup aspek medik, genetik dan sosiokultural
  c. Fenomenologi gangguan tersebut
  d. Pengertian mengenai gangguan penyakit tersebut bagi pasien dan keluarga sebagai pengaruh dari budaya/kepercayaan, dan sindroma yang terkait budaya.
  e. Perjalanan penyakit dan prognosis
  f. Strategi terapi yang efektif
2. Pengetahuan tentang sistem pelayanan kesehatan, termasuk juga konseling bagi pasien dan keluarganya.
3. Pengetahuan mengenai penerapan prinsip etika yang sesuai dalam menjalankan pelayanan medik.
4. Memiliki kemampuan dalam mengakses dan menggunakan sistem elektronik berbagai rujukan medik, ilmiah, serta informasi pasien.

B. Khusus

1.  Pengetahuan mengenai tumbuh-kembang manusia dalam kaitan dengan aspek biologik, kognitif, psikoseksual dan psikososial
2. Pengetahuan mengenai ilmu perilaku dan psikiatri sosial yang mencakup :
  Teori belajar
  - Teori mengenai dinamika, komunikasi dalam kehidupan keluarga
  - Teori mengenai dinamika kelompok dan prosesnya
  - Aspek antropologi, sosiologi, dan teologi yang relevan dengan psikiatri klinis
  - Psikiatri transkultural
  - Psikiatri komunitas
  - Epidemiologi
  - Dasar-dasar metodolgi penelitian dan statistik
  - Teori psikodinamik
3. Pengetahuan mengenai teknik wawancara, evaluasi, diagnosis pasien dan pilihan terapi, yang mencakup :
  - Wawancara diagnostik
  - Pemeriksaan status mental
  - Prinsip dasar tes psikologik
  - Pemeriksaan laboratorium
  - Pencitraan
  - Pemeriksaan elektromedik
  - Berbagai modalitas terapi
4. Pengetahuan subspesialis psikiatri, antara lain :
  - Gangguan Adiksi
  - Psikiatri Anak dan Remaja
  - Psikiatri Geriatrik
  - Psikiatri Konsultasi Liaison
  - Psikiatri Komunitas
  - Psikiatri Biologik
5. Pengetahuan subspesialis psikiatri, antara lain :
  - Patofisiologi, kriteria diagnosis, perjalanan penyakit dari beberapa gangguan neurologik yang umum.
  - Manifestasi atau komplikasi neurologik dari gangguan psikiatrik
  - Manifestasi psikiatrik dari gangguan neurologik umum
  - Neurofarmakologi: obat yang sering digunakan, misalnya anti konvulsan dan anti parkinson, efek samping obat

3. Keterampilan dalam Hubungan Interpersonal dan Komunikasi

1.  Kemampuan dalam berbagai hal di bawah ini :
  Mendengarkan dan memahami pasien, termasuk komunikasi non verbal
  - Mampu berkomunikasi secara efektif dengan pasien secara verbal, non verbal, dan tertulis
  - Mengembangkan empati, rapport, dan hubungan terapeutik yang baik dengan pasien (therapeutic alliance)
  - Bersama dengan pasien merencanakan penatalaksanaan terapi yang disepakati
  - Menyampaikan informasi dengan jelas dan bermakna bagi pasien
  - Menyadari dampak perasaan dan perilaku yang dapat mengganggu terciptanya hubungan terapeutik yang baik
  - Memberikan pemahaman tentang aspek medik, psikososial, dan perilaku kepada pasien, keluarga, dan profesi lain yang terkait.
2. Kemampuan untuk mendapat, menginterpretasi dan mengevaluasi rujukan kepada bidang spesialisasi kedokteran lain, meliputi :
  - Mengetahui kapan harus melakukan rujukan
  - Mengkomunikasikan dengan jelas maksud rujukan
  - Membahas hasil rujukan dengan konsultan, pasien, dan keluarga pasien
3. Bertindak sebagai konsultan yang efektif bagi sejawat lain, tenaga profesi kesehatan jiwa lain, dan badan kemasyarakatan
  - Mengkomunikasikan dengan efektif jawaban atas rujukan yang diminta
  - Memberikan rekomendasi yang jelas dan spesifik
  - Menjalankan peran sebagai konsultan
  - Menghargai pengetahuan serta keahlian pihak yang merujuk
4. Mampu melakukan komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarganya, dalam hal :
  - Mengarahkan komunikasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan tingkat intelektual, dengan memperhitungkan aspek sosio-kultural, etnis, agama dari pasien dan keluarganya
  - Menjelaskan tentang gangguan psikiatrik dan neurologik serta pengobatannya dengan istilah-istilah yang sesuai dengan tingkat pendidikan dan intelektual pasien dan keluarganya
  - Menyampaikan cara-cara pencegahan yang mudah dipahami dan praktis
  - Mengembangkan dan meningkatkan rapport dan kerjasama yang baik dengan pasien dan keluarganya.
5. Membuat catatan medik yang lengkap dan berkelanjutan sampai dengan informasi terbaru, serta menuliskan resep pengobatan yang jelas dan benar sesuai dengan standar pengobatan. Data-data tersebut harus mencakup informasi penting dengan tetap menjaga privasi pasien, dan berguna bagi profesi kedokteran lain
6. Mampu bekerjasama secara efektif dalam tim multidisipliner baik sebagai anggota maupun sebagai pemimpin, meliputi :
  - Kemampuan mendengarkan secara efektif
  - Mengekstraksi dan mengintegrasi informasi dari anggota tim dan disiplin ilmu lain
  - Menangani konflik
  - Mengkomunikasikan secara jelas rencana terapi yang terintegrasi
7. Mampu berkomunikasi secara efektif dengan pasien dan keluarganya, dengan tetap menjaga kerahasiaan pasien, meliputi :
  - Hasil pemeriksaan
  - Menggunakan informed consent bila diperlukan
  - Melakukan konseling genetic dan perawatan paliatif bila diperlukan
  - Penyampaian informasi prognosis pasien harus mempertimbangkan kondisi pasien
  - Risiko dan keuntungan dari terapi yang direncanakan, termasuk efek samping obat dan komplikasi terapi non farmakologis
  - Alternatif terapi lain (bila ada)

4. Pembelajaran dan Pengembangan Diri Berbasis Praktik (Practice Based Learning)

1.  Menyadari keterbatasan diri dan memahami pentingnya belajar seumur hidup
2. Selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan mengikuti perkembangan ilmu/teknologi kedokteran yang mutakhir, untuk kualitas pelayanan pasien
3. Peningkatan dilakukan melalui beberapa cara, dengan memanfaatkan kepustakaan mutakhir dan teknologi informasi (internet), serta secara aktif mengikuti Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan, kursus, atau mengikuti pertemuan ilmiah tingkat lokal, nasional atau internasional
4. Mampu mengevaluasi secara sistematis kasus yang ditangani dari pengalaman praktik, meliputi :
  Belajar dari kasus-kasus yang ditangani
  - Penggunaan pedoman terapi/standar pelayanan medic secara benar
  - Penelusuran rekam medic dan hasil akhirnya
  - Memperoleh pendapat pasien (hasil terapi dan kepuasan pasien)
  - Memperoleh supervise dan konsultasi yang memadai
  - Melakukan evaluasi diri untuk mengenali kesalahan guna perbaikan
  - Melakukan penelitian dan penyimpulan masalah khusus yang berasal dari pasien
  - Mampu secara kritis mengevaluasi literatur kedokteran yang relevan dengan menggunakan pengetahuan tentang metodologi yang biasa digunakan dalam penelitian psikiatri dan neurologi

5. Profesionalisme dan Etika

Profesionalisme meliputi aspek-aspek professional conduct (bertindak sesuai standar profesi), professional attitude and ethics (menjaga sikap dan perilaku sejalan dengan etika profesi), professional image dan identity (menjaga citra profesi), professional integrity (menjaga integritas profesi), dengan penjabaran sebagai berikut :

1.  Mampu menunjukkan tanggung jawab dalam penatalaksanaan pasien, meliputi:
  Segera tanggap terhadap komunikasi pasien dan profesi kesehatan lain
  - Memanfaatkan jejaring pelayanan kesehatan dalam keadaan darurat
  - Menggunakan rekam medik sebagai dokumen untuk memahami perjalanan penyakit dan terapinya.
  - Menyediakan dokter pengganti yang setara bila tidak berada di tempat sehingga pelayanan tetap berjalan
  - Bekerjasama dengan anggota tim medis lain/tim multidisiplin
  - Memberikan pelayanan yang berkesinambungan termasuk konsultasi, rujukan, dan alih rawat bila diperlukan
2. Mampu menunjukkan: perilaku etis, integritas profesi, kejujuran, empati dan konfidensialitas dalam memberikan pelayanan medis, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan informed consent, perilaku profesional, dan bilamana terdapat konflik kepentingan antara dokter-pasien
3. Mampu menghargai pasien, keluarga pasien, dan sejawat sebagai pribadi, termasuk mempertimbangkan umur, kultur, disabilitas, latar belakang etnis, jenis kelamin, tingkat sosial-ekonomi, agama/kepercayaan, politik dan orientasi seksual
4. Mampu menunjukkan pemahaman dan kepekaan terhadap kondisi terminal serta berbagai hal yang berkaitan dengan perawatannya
5. Mampu menilai perilaku profesionalnya sendiri dan memperbaikinya bila perlu ikut serta dalam penilaian perilaku profesional teman sejawat
6. Menyadari hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan, termasuk mengakui dan memperbaiki kekeliruan medik seandainya ada.

6. Praktik Berbasis Sistem

  1. Memiliki pengetahuan praktis mengenai berbagai sistem yang berperan dalam pelayanan kesehatan dan terapi pasien
  2. Mampu menggunakan berbagai panduan pelayanan medis yang ada
  3. Dapat bekerjasama dan memanfaatkan berbagai fasilitas, organisasi, sistem pelayanan yang ada di masyarakat dan fasilitas pemerintah, untuk meningkatkan kondisi pasien yang mempunyai gangguan psikiatrik dan neurologik
  4. Mengetahui keterbatasan yang ada di masyarakat baik dalam hal pengetahuan mengenai kesehatan maupun dalam aspek sosio-ekonomi, dan dapat menyesuaikan pelayanan pasien dengan kenyataan yang ada
  5. Mampu memberdayakan sumber daya/profesi terkait lain yang ada, dalam penatalaksanaan pasien
  6. Mampu menunjukkan pemahaman aspek legal gangguan psikiatrik dan neurologik yang berdampak pada pasien dan keluarganya
  7. Mampu menunjukkan pemahaman manajemen risiko (risk management)

 

Semester 1

   

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K51.001

Filsafat Ilmu dan Etika Profesi

1

C21E.K51.002

Metodologi Penelitian

1

C21E.K51.003

Tata cara penulisan ilmiah

1

C21E.K51.004

Metode belajar mengajar

1

C21E.K51.005

Statistik dan Komputer Statistik

3

C21E.K51.006

Epidemiologi Klinik

2

C21E.K51.007

EBM

1

C21E.K51.008

Biologi Sel dan Bio Genetika

1

C21E.K51.009

Psikiatri Biologi

1

C21E.K51.010

Psikopatologi Fenomenologik / Deskriptif

1

C21E.K51.011

Pengetahuan Dasar Keahlian Wawancara Psikiatri

1

C21E.K51.012

Wawancara Psikiatri Dasar (Penerapan Akademik)

1

C21E.K51.013

Laporan Psikiatrik Dasar (Penerapan Akademik)

1

C21E.K51.014

Seminar Ilmiah Dasar

1

C21E.K51.015

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 1

1

Semester 2 

 

 

Mata Kuliah

 

SKS

C21E.K52.016

Siklus Kehidupan dan Teori Perkembangan

1

C21E.K52.017

Psikofarmakologi

1

C21E.K52.018

Gangguan Psikiatrik Dewasa 1

1

C21E.K52.019

Konsep dan  Dasar Psikoterapi 1

1

C21E.K52.020

Wawancara Psikiatri (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K52.021

Gangguan Psikiatrik Dewasa 1 (Penerapan Keahlian)

3

C21E.K52.022

Konsep dan Dasar Psikoterapi 1 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K52.023

Seminar Ilmiah 1

2

C21E.K52.024

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 2

2

Semester 3

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K53.025

Tes Psikometri dalam Psikiatri

1

C21E.K53.026

Rehabilitasi Mental

0,5

C21E.K53.027

Gangguan Psikiatrik Dewasa 2

1

C21E.K53.028

Kedaruratan Psikiatri 1

1

C21E.K53.029

Terapi Kejang Listrik

0,25

C21E.K53.030

Gangguan Psikiatrik Dewasa 2 (Penerapan Keahlian)

4

C21E.K53.031

Kedaruratan Psikiatrik 1 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K53.032

Rehabilitasi Mental (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K53.033

Terapi Kejang Listrik (Penerapan Keahlian)

0,25

C21E.K53.034

Seminar Ilmiah 2

2

C21E.K53.035

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 3

2

Semester 4

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K54.036

Gangguan Psikiatrik Dewasa 3

2

C21E.K54.037

Konsep dan Dasar Psikoterapi 2

3

C21E.K54.038

Psikopatologi Psikodinamika 1

1

C21E.K54.039

Gangguan Psikiatrik Dewasa 3 (Penerapan Keahlian)

4

C21E.K54.040

Kedaruratan Psikiatrik 2 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K54.041

Konsep dan Dasar Psikoterapi 2 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K54.042

Psikopatologi Psikodinamika 1  (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K54.043

Seminar Ilmiah 3

2

C21E.K54.044

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 4

2

Semester 5

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K55.045

Gangguan Psikiatrik Dewasa 4

2

C21E.K55.046

Konsep dan Dasar Psikoterapi 3

3

C21E.K55.047

Psikopatologi Psikodinamika 2

1

C21E.K55.048

Psikiatri Konsultasi Liaison 1

1

C21E.K55.049

Gangguan Psikiatrik Dewasa 4 (Penerapan Keahlian)

4

C21E.K55.050

Konsep dan Dasar Psikoterapi 3 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K55.051

Psikopatologi Psikodinamika 2 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K55.052

Kedaruratan Psikiatrik 4 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K55.053

Seminar Ilmiah 4

2

C21E.K55.054

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 5

2

Semester 6

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K56.055

Psikiatri Adiksi

1

C21E.K56.056

Psikiatri Anak dan Remaja

1

C21E.K56.057

Psikiatri Forensik

1

C21E.K56.058

Psikiatri Kultural dan Transkultural

1

C21E.K56.059

Psikiatri Komunitas dan Sosial

1

C21E.K56.060

Psikiatri Elektif

1

C21E.K56.061

Psikiatri Adiksi (Penerapan Keahlian)

3

C21E.K56.062

Psikiatri Anak dan Remaja (Penerapan Keahlian)

3

C21E.K56.063

Kedaruratan  Psikiatrik 5 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K56.064

Usulan Penelitian

1

C21E.K56.065

Seminar Ilmiah

2

C21E.K56.066

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 6

2

Semester 7

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K57.067

Psikiatri Geriatri

1

C21E.K57.068

Psikiatri Geriatri (Penerapan Keahlian)

2

C21E.K57.069

Psikiatri Konsultasi Liaison & Neuropsikiatri 2 (Penerapan Keahlian)

4

C21E.K57.070

Kedaruratan Psikiatrik 6 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K57.071

Seminar Ilmiah 6

2

C21E.K57.072

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 7

2

Semester 8

 

 

Sandi

Mata Kuliah 

SKS

C21E.K58.073

Psikiatri Komunitas dan Sosial (Penerapan Keahlian)

2

C21E.K58.074

Psikiatri Forensik (Penerapan Keahlian)

2

C21E.K58.075

Gangguan Psikiatrik Dewasa 5 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K58.076

Kedaruratan Psikiatrik 7 (Penerapan Keahlian)

1

C21E.K58.077

Presentasi Ilmiah Nasional / Internasional

3

C21E.K58.078

Penerapan Keterampilan Klinik Komprehensif 8

2

C21E.K58.079

Penelitian (Tesis)

6

 
Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.