Akademik

Program Studi Magister Anti Aging dan Aesthetic Medicine

Indonesia telah mengalami berbagai kemajuan didalam proses pembangunan nasional demikian pula bidang kesehatan, juga telah mengalami berbagai kemajuan yang berarti, walaupun di beberapa sektor kesehatan masih memerlukan kerja keras untuk meningkatkan derajat kesehatan pada umumnya.

Salah satu kemajuan yang dapat dikemukakan adalah usia harapan hidup bangsa Indonesia yang telah meningkat di bandingkan beberapa tahun atau dekade yang lalu.  Konsekuensi dari pengingkatan usia harapan hidup ini, membawa akibat semakin bertambahnya kelompok usia lanjut di masa mendatang.  Meningkatnya kelompok usia lanjut ini, tentu akan menjadi persoalan sendiri dalam masalah kesehatan mereka, serta kualitas hidup pada masa tersebut.

Seiring dengan meningkatnya kemampuan ekonomi, serta keinginan untuk mendapatkan suatu derajat kesehatan yang tinggi dan peningkatan kualitas hidup, pada saat ini dapat ditenggarai adanya suatu bidang ilmu kesehatan yang menangani masalah yang timbul sebagai akibat proses penuaan tersebut yaitu usaha melakukan hambatan terhadap kerusakan yang timbul baik kerusakan yang berasal dari proses penuaan organ maupun menurunnya kemampuan fisik, emosional dan tampilan kelompok usia lanjut. Penuaan adalah suatu proses yang alami, namun demikian efek proses penuaan ini yang harus dilawan agar seseorang yang menjalani dapat hidup dengan lebih sehat, dan menikmati masa tua mereka.

Di dunia sekarang ini telah mulai dirasakan perlu adanya usaha menghambat proses penuaan tersebut dengan harapan para kelompok usia lanjut dapat menikmati kualitas hidup yang seoptimal mungkin dan penampilan yang sesuai dengan keadaan mereka yang berada dalam kelompok usia lanjut.  Ilmu itu sekarang dikenal sebagai ilmu Anti Aging Medicine atau Reversal Aging Medicine. Ilmu ini merupakan perkembangan atau pencabangan baru dari berbagai sub disiplin ilmu kedokteran yang sudah ada pada saat ini, namun belum menjadi suatu disiplin ilmu yang mandiri.  Termasuk didalamnya adalah sub bidang ilmu kedokteran dasar yang meliputi Biologi seluler dan molekuler, Fisiologi, Sport Medicine, Endokrinologi, Farmakologi, sedang ilmu klinik yang terkait adalah Nutrisi, Dermatologi, dan Bedah plastik dan Rekonstruksi. Sementara itu di dunia ilmu kedokteran, di dunia ini terdapat perkumpulan yang besar mengenai anti aging atau reversal aging, baik di Eropa dan di Amerika.  Berkembangnya perkumpulan anti aging di Eropa di wadahi oleh organisasi antara lain World Society of Anti Aging Medicine  (WOSAM)  dan di Amerika Serikat oleh  American Academy of Anti Aging Medicine  (A4M). Kedua organisasi ini mempunyai anggota lebih dari 10.000 anggota dan telah tersebar dihampir seluruh belahan dunia. Termasuk di Indonesia sudah ada beberapa puluh dokter yang menjadi anggota kedua perkumpulan tersebut dan merupakan pioneer di dalam penegakan ilmu baru yang mepunyai masa depan dan peminat yang sangat tinggi.

Sejalan dengan peningkatan taraf hidup bangsa Indonesia maka timbulah tuntutan peningkatan kualitas hidup dan kebutuhan akan tampilan yang indah dan baik menjadi dambaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu maka dibutuhkan suatu wadah dari kelompok ilmuwan dengan suatu keahlian yang resmi diakui, yang dapat mengembangkan ilmu ini dalam kesatuan bidang studi Anti Aging & Aesthetic Medicine yang merupakan lintas ilmu dan ketrampilan di dalam bidang kesehatan, serta menjadi rujukan didalam melakukan diseminasi ilmu dan ketrampilan mereka di masyarakat luas, sehingga dapat mencegah kerugian masyarakat Indonesia oleh pengaruh masuknya informasi dari dalam dan luar negeri yang tidak benar, mencegah efek samping dari tindakan kuratif dan preventif yang dilakukan oleh kaum professional tanpa pendidikan yang memadai, serta mencegah atau setidaknya daat dikurangi masuknya para dokter asing yang sebenarnya merupakan suatu tindakan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

VISI

Menjadikan Program Studi Magister Anti Aging & Aesthetic Medicine sebagai Ilmu kedokteran regeneratif yang dapat menghasilkan magister profesional dan berdaya saing tinggi dalam pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran maupun terapannya.

MISI

Menyelenggarakan pendidikan magister ilmu kedokteran regeneratif dan estetika medik yang berbasis kompetensi untuk menghadapi persaingan global bidang kedokteran

  1. Meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan bidang ilmu kedokteran untuk mempercepat penerapan yang dikembangkan dari teori dasar ke terapan.
  2. Meningkatkan pengetahuan tentang proses penuaan dan cara penangulangannya dengan tanpa melupakan etika kedokteran.
  3. Memberikan bekal kepada anak didik dengan teori-teori yang mutakhir tentang proses penuaan baik ilmu dasar maupun terapannya

TUJUAN

  1. Mampu menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang  kedokteran dengan cara menguasai dan memahami teori-teori yang mutakhir, serta pendekatan, metode, kaidah-kaidah ilmiah dan penerapannya.
  2. Mampu memecahkan permasalahan di bidang kedokteran regeneratif melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah.
  3. Menjadi pusat rujukan penelitian Anti Aging dan Medical Aesthetic di Indonesia

Struktur Organisasi

Ketua Prodi : Prof.Dr. Sudigdo Adi, dr., SpKK(K)
Sekpro : Miftahurachman, dr., SpPD-KEMD., M.Kes., FINASIM
Sekretariat : Iwan Setiawan, SE

 

No

Nama Staf Pengajar

Mengajar Mata Kuliah

1

  1. Prof. Dr. Sudigdo Adi, dr., SpKK(K)
  2. Prof. Dr. Endang Sutedja, dr., SpKK(K)
  3. Dr. Oki Suwarsa,dr.,M.Kes.,SpKK(K)
  4. Dr. Reti Hindritiani,dr., SpKK(K)
  5. Hendra Gunawan, dr., SpKK(K)., Ph.D
  1. Prinsip-prinsip Dasar Pencegahan & Penanganan  Penuaan Kulit
  2. Dasar-dasar Estetika Kedokteran

2

Dr. Sunarjati Sudigdo Adi,dr., MS., SpMK(K)

Imunologi Dasar Klinik

3

Edhyana K. Sahiratmadja, dr.,Ph.D  (TIM)

Penuaan Seluler

4

  1. Dr. Hikmat Permana, dr., SpPD-KEMD
  2. Miftahurachman, dr.,SpPD., M.Kes., FINASIM

Perubahan Fisiologi Sistem Endokrin dalam Proses Penuaan

5

  1. Prof. Dr. Ambrosius Purba.,dr., M.S.,AIFO
  2. Dr. Reni Farenia, dr., M.Kes,.AIFO
  3. Dr. Vita MT.,dr.,SpOG.,AIFO.,SH

Fisiologi Olahraga dan Proses Penuaan

6

Rovina Ruslami, dr., SpPD., Ph.D

Farmakologi dalam Penanganan Rejuvenasi

7

Kristianto Witono,dr.,M.Kes

Pengenalan Seksologi Klinik

8

Dr. Gaga Irawan Nugraha., dr.,SpGK

Nutrisi, Metabolisme dan Manajemen Obesitas

9

  1. Nur Atik,dr.,M.Kes.,Ph.D
  2. Andri Rezano,dr., M.Kes., Ph.D
  3. Fathul Huda,dr.,Ph.D

Pengenalan Dasar Teori Sel Punca & Aplikasinya

10

Adi Santosa,dr.,SpAnd

Andrologi Dasar

Setelah selesai mengikuti seluruh program pendidikan pascasarjana Anti Aging dan Aesthetic Medicine peserta didik diharapkan dapat :

  1. Mempunyai dasar ilmu dan pengetahuan yang cukup di dalam menangani masalah kesehatan pada kelompok usia lanjut terutama usaha menunda dampak proses penuaan dan pengertian estetika medik pada estetika berdasarkan kaidah ilmu kedokteran.
  2. Mampu menjadi peneliti dalam bidang Anti Aging dan Aesthetic Medicine.
  3. Mampu mengembangkan ilmu dan pengetahuan tentang Anti Aging dan Aesthetic Medicine.
  4. Mampu mendorong perkembangan ilmu Anti Aging  dan Aesthetic Medicine sehingga dapat menjadi sumber rujukan baik ditingkat nasional, regional maupun internasional.
  5. Mampu bertindak pada pelayanan regeneratif estetika tingkat awal

PEDOMAN UMUM KALENDER AKADEMIK ANTI AGING & AESTHETIC MEDICINE

(Sewaktu-waktu bisa berubah)

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Februari - Mei dan September - Nopember
Jumlah SKS selama perkuliahan S2 Anti Aging: 42 SKS

A. Kurikulum

KEGIATAN

SEMESTER

I

II

III

IV

V

VI

VII

VIII

MKDU

8

             

MKW

11

16

           

Usulan Penelitian

 

1

           

Penelitian & UNT

               

Tesis

     

6

       

Total

19

17

-

6

       

Keterangan :
MKDU  : Mata Kuliah Dasar Umum
MKW   : Mata Kuliah Wajib

I. Semester Pertama
a. Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) 8 SKS

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

UNC.20.20101

Biologi Molekuler       

1

2

UNC.20.20102

Filsafat Ilmu (Etika Penelitian)

1

3

UNC.20.20103

Konsep Umum Penyakit

1

4

UNC.20.20104

Metodelogi Penelitian

1

5

UNC.20.20105

Biostatistik

2

6

UNC.20.20106

Epidemiologi Kedokteran

1

7

UNC.20.20108

Tata Cara Penulisan Artikel

1

Jumlah

8

b. Mata Kuliah Wajib (MKW) 10  SKS

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

C162001

Perubahan Fisiologi Sistem Endokrin dalam Proses Penuaan

2

2

C162002

Imunologi Dasar & Klinik

2

3

C162003

Penuaan Seluler

2

4

C162004

Mikrobiologi Molekuler

2

5

C162009

Prinsip-prinsip Dasar Pencegahan &Penanganan Penuaan Kulit

3

Jumlah

11

II. Semester Kedua
a. Mata Kuliah Wajib (MKW) 15 SKS

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

C162005

Dasar - Dasar Estetika Kedokteran

3

2

C162006

Nutrisi, Metabolisme dan Manajemen Obesitas

3

3

C162007

Farmakologi dalam Penanganan Rejuvenasi

2

4

C162008

Fisiologi Olahraga dan Proses Penuaan

2

5

C162011

Pengenalan Dasar Teori Sel Punca & Aplikasinya

2

6

C162012

Pengenalan Seksologi Klinik

2

7

C162013

Andrologi Dasar

2

Jumlah

16

b. Seminar Usulan Penelitian

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

C162014

Seminar Usulan Penelitian

1

III. Semester  Ketiga

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

C162016

Ujian Naskah Tesis (Pra Tesis)

-

IV. Semester  Keempat

No

Sandi

Nama Mata Kuliah

SKS

1

C162018

Tesis

6

B. URAIAN MATA KULIAH

Perubahan Fisiologi Sistem Endokrin dalam Proses Penuaan
Fungsi sistem endokrin dalam pengkoordinasian dan terintergrasi dengan aktifitas seluler pada seluruh tubuh. Pengaturan fungsi sel dan organ selama kehidupan sebagai upaya mempertahankan fungsi dalam keadaan keseimbangan. Keseimbangan atau mempertahankan keseimbangan keadaan lingkungan secara

konstan merupakan faktor penting terjadi kelainan fungsi sel.  Dengan mengetahui secara patofisiologis  proses fungsi  sistem endokrin terhadap proses penuaan dan keadaan penyakit sistem endokrin dapat merekayasa proses penuaan dalam keadaan nomal dan patologis.

Imunologi Dasar & Klinik
Mempelajari sistem imunitas tubuh, imunitas bawaan, imunitas dapatan, perkembangan sel imun, antigen, antibodi, respon inflamasi dan hypersensitivitas dan timbulnya reaksi menyimpang karena perubahan faal sistem pertahanan tubuh. Mempelajari bagaimana sistem imunitas dan hubungannya dengan proses penuaan, proses radang dan mekanisme imunologi di dalam mempertahankan sistem pertahanan tubuh di dalam proses penuaan.

Penuaan Seluler
Proses menua secara biologis dilandasi oleh adanya perubahan di level molekuler dan seluler tubuh. Pada mata kuliah ini dipelajari mengenai teori genetic clock, dimana setiap inti sel secara genetis memiliki waktu yang mengatur fungsi pembelahan diri (mitosis) dan berhenti membelah kemudian mati (apoptosis). Selain itu juga dipelajari adanya akumulasi stimulus dari lingkungan yang buruk sehingga terjadi mutasi somatik; proses penuaan yang diatur oleh hipotalamus pituari adrenal (HPA) aksis yang akan menurun fungsinya bersamaan dengan peningkatan usia (teori developmental genetic); proses transkripsi DNA/RNA dan proses translasi RNA/protein, peran enzim telomerase, peran reactive oxygen species dan proses seluler lain dalam penuaan alami.

Mikrobiologi Molekuler
Kuliah Mirobiologi Molekuler menjelaskan berbagai jenis teori, aplikasi prinsip-prinsip molekuler dan proses fisiologi mikroorganisme serta konsep dasar probiotik dan kesehatan

Prinsip- prinsip Dasar Pencegahan & Penanganan Penuaan Kulit
Kuliah Prinsip-prinsip dasar pencegahan & penanganan penuaaan kulit mempelajari fotoproteksi primer, fotoproteksi sekunder, kosmetik dan kosmesetikal, obat topikal  pada peremajaan kulit,  ilmu dasar terapi laser dan flashlamp.

Dasar-Dasar Estetika Kedokteran
Memberikan keilmuan bagi peserta didik dalam mendalami estetika di bidang dermatologi. Dengan demikian mereka mampu mengembangkan diri mencapai suatu keterampilan yang memadai dalam menangani pasien dengan problema estetika terutama berkaitan dengan bidang dermatologi.

Nutrisi, Metabolisme & Manajemen Obesitas
Kuliah Nutrisi, Metabolisme dan Manajemen Obesitas merupakan dasar ilmu Nutrisi pada anti aging medicine. Adapun yang dipelajari pada kuliah ini adalah nutrisi dan metabolisme pada proses penuaan, nutrisi daur hidup, kecukupan dan keamanan asupan makanan, aspek lingkungan pada proses aging.

Farmakologi dalam Penanganan Rejuvenasi
Kuliah Farmakologi dalam Penanganan Rejuvenasi merupakan pembekalan tentang konsep dasar farmakologi pada aging medicine. Adapun yang dipelajari dalam kuliah ini adalah konsep dasar farmakologi pada proses menua, serta manajemen terapi farmakologis pada perubahan hormon selama proses penuaan.

Fisiologi Olahraga dan Proses Penuaan
Kuliah fisiologi olahraga dan proses penuaan merupakan dasar ilmu Fisiologi untuk menyusun program latihan untuk memperlambat proses penuaan dan mempertahankan tubuh yang ideal. Adapun tujuan pembelajaran ini adalah penjelasan Fisiologi mengenai manfaat latihan fisik dan olahraga pada proses aging, pengukuran daya tahan Jantung Paru, pengukuran kemampuan otot syaraf, pengukuran komposisi tubuh, cara menentukan dosis aktivitas fisik  sesuai FITT (Frekwensi, Intensity,Time,Type), latihan aerobik dan anaerobik  untuk kebugaran jasmani, latihan kekuatan otot, latihan flexibilitas otot dan sendi, kepatuhan Latihan dan keamanan latihan pada proses aging (Exercise adherence and safety), langkah-langkah olahraga dan aktivitas fisik yang bermanfaat   bagi kesehatan pada proses aging: Endurance (aerobik), Lower body power, Strength, Balance, mendemonstrasikan langkah-langkah aktivitas fisik dan olahraga  pada proses aging dengan benar, membuat pencatatan aktivitas harian (daily activity) dengan contoh beberapa kasus.

Pengenalan Dasar Teori Sel Punca & Aplikasinya
Kuliah pengenalan teori dasar, sifat biologi  dan aplikasi sel punca merupakan dasar dari ilmu biologi sel dan molekular biologi. Adapun yang dipelajari pada kuliah ini adalah dasar teori mengenai potensi sel punca, karakteristik, jenis-jenisnya, sifat biologinya, pengaruh lingkungan dan relevansinya pada aplikasi klinisnya.

Pengenalan Seksologi Klinik
Kuliah Pengenalan seksologi klinik merupakan pengenalan terhadap masalah seksualitas masa anak & baliq, respon seksual, perilaku seksual serta hormon & faktor lain yang berpengaruh, kelainan seksualitas pria dan wanita, terapi seksual, kelainan seksualitas pada penyakit penyulit dan perilaku seksual.

Andrologi Dasar
Kuliah andrologi dasar merupakan pengetahuan dasar terutama pada lima bidang yang terkait hormon seksual pada pria yaitu infertilitas pria, kontrasepsi pria, gangguan seksual pada pria, penuaan pada pria dan gangguan tumbuh kembang organ reproduksi pria.

Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.