Akademik

Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Sejak tahun 1955, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung yang sebelumnya dikenal sebagai RSU Rancabadak telah dilengkapi dengan bagian khusus untuk melayani pasien penyakit kulit dan kelamin. Pada saat itu, Kepala Bagian adalah dr. Winter Wangke, dibantu dua orang dokter yaitu dr. Cornel Singawinata dan dr. Thio Biaw Sing sebagai tenaga tidak tetap.

Pada tahun 1964, dr. Waloejo Soemodilogo SpKK, alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) diangkat menjadi Kepala Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FK Universitas Padjadjaran (Unpad)/ RSU Rancabadak Bandung sampai tahun 1974. Sejak saat itu mulai dirintis pendidikan dokter SpKK, dan pada tahun 1969 telah lulus tiga orang dokter SpKK yaitu dr. Tjio Wie Koei, SpKK, dr. Hasyim Rowawi, SpKK, dan dr. A. Hendrawan, SpKK. Ketiga dokter tersebut merupakan dokter SpKK lulusan pertama dari FK Unpad. Selanjutnya, pada tahun 1974 lulus empat orang dokter SpKK, yaitu dr. Yenny Andari, SpKK, dr.  Ahmad Bernard  Prawiradiningrat,  SpKK, dr. Trayono  Soenodo, SpKK,  dan dr. Tony S. Djajakusumah, SpKK. Setelah kelulusan tersebut terjadi kekosongan tenaga pengajar, sehingga pendidikan dokter SpKK terhenti. Untuk mengisi kekosongan tersebut, dr. Tony S. Djajakusumah, SpKK ditunjuk  untuk  memimpin  bagian dibantu dr. Ongko Rantauw dan dr. Sri Werdani (tahun 1974 – 1976) .

Pada tahun 1976, hadir staf pengajar baru, yaitu dr. Ino Laksana, SpKK., alumnus FKUI yang kemudian memimpin Bagian Kulit dan Kelamin hingga tahun 1978. Selain itu, hadir pula dr. Nurilla S. Hydari, SpKK, alumnus FK Universitas Sumatera Utara. Sehubungan pendidikan dokter SpKK belum juga dapat dilaksanakan, maka dr. Sri Werdani, dr. Oetomo Sigit, dr. Sugana, dan dr. Fauzia menyelesaikan pendidikannya di pusat pendidikan di luar FK Unpad.

Pada tahun 1978, dr. Tony S. Djajakusumah, SpKK terpilih kembali menjadi Kepala Bagian sampai tahun 1995. Pada tahun 1995 hingga 1997, Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FK Unpad/RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dipimpin oleh dr. Endang Sutedja, SpKK menggantikan dr. Tony S. Djajakusumah, SpKK. Pada bulan September 1997 dr. Endang Sutedja, SpKK mengikuti program pendidikan doktoral di FK Unpad sehingga sebagai pejabat Kepala Bagian ditunjuk dr. Sri Werdani, SpKK (tahun 1997-1998). Tahun 1998, Dr. dr. Tony S Djajakusumah, SpKK dipilih kembali untuk memegang jabatan Kepala Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FK Unpad hingga tahun 2001. Pada tahun 2001, dr. Asmaja D. Soedarwoto, SpKK terpilih sebagai Kepala Bagian sampai tahun 2006. Berdasarkan Surat Keputusan Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) No. 020/S.KeP/MKKI/V/2005, pada tahun 2005 nama Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin berubah menjadi Ilmu Kesehatan (IK) Kulit dan Kelamin. Pada periode tahun 2006 hingga 2010, dr. Rachmatdinata, SpKK(K) terpilih sebagai Kepala Bagian IK Kulit dan Kelamin, selanjutnya periode tahun 2010 hingga 2014, dr. Jono Hadi Agusni, SpKK(K) terpilih sebagai Kepala Departemen. Sejak bulan Januari 2014, Dr. dr. Oki Suwarsa, SpKK(K), M.Kes menjadi Kepala Departemen/SMF IK Kulit dan Kelamin.                                                                              

Ketua Program Studi (KPS) Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin periode tahun 1980 hingga 1996 adalah dr. Tony S. Djajakusumah, SpKK dan Sekretaris Program Studi (SPS) adalah dr. Sri Werdani, SpKK. Pada tahun 1996 hingga 1997 KPS dijabat oleh dr. Sri Werdani, SpKK dan SPS dijabat oleh dr. Lies Marlysa Ramali, SpKK. Pada periode tahun 1997 hingga 1998, dr. Sudigdoadi, SpKK ditunjuk sebagai KPS dan dr. Lies Marlysa Ramali, SpKK sebagai SPS. Pada tahun 1998 hingga 2006, dr. Rachmatdinata, SpKK terpilih sebagai KPS sedangkan SPS tetap dijabat oleh dr. Lies Marlysa Ramali, SpKK. Periode tahun 2006 hingga 2010, dr. Asmaja D. Soedarwoto, SpKK(K) menjadi KPS dan dr. Lies Marlysa Ramali, SpKK(K) menjabat kembali menjadi SPS. Pada periode tahun 2010 hingga 2011, KPS dijabat oleh Dr. Oki Suwarsa, dr., SpKK(K), M.Kes,  sedangkan SPS pada periode tesebut yaitu dr. Hendra Gunawan, SpKK, Ph.D. Pada tahun 2011, Dr. Reti Hindritiani, dr., SpKK(K) diangkat menjadi KPS yang dengan beberapa SK pengangkatan, direncanakan menjabat sampai dengan tahun 2021.  Jabatan SPS, sampai dengan tahun 2015 diemban oleh dr. Hendra Gunawan, SpKK, Ph.D, dan pada akhir tahun 2015 SPS diemban oleh oleh Dr. Reiva Farah Dwiyana, dr., SpKK. M.Kes.

Staf pengajar tetap yang masih aktif bertugas di Departemen IK Kulit dan Kelamin sampai dengan Agustus 2016 adalah Prof. Dr. dr. Endang Sutedja, SpKK(K), dr. Jono Hadi Agusni, SpKK(K), dr. Lies Marlysa Ramali, SpKK(K), dr. Muljaningsih Sasmojo, SpKK(K), dr. Inne Arline Diana, SpKK(K), dr. Hartati Purbo Dharmadji, SpKK(K), dr. Unwati Sugiri, SpKK(K), dr. Rasmia Rowawi, SpKK(K), Dr. dr. Oki Suwarsa, SpKK(K), M.Kes., Dr. dr. Reti Hindritiani SpKK(K), dr. Hendra Gunawan, SpKK(K), Ph.D, Dr. dr. Reiva Farah Dwiyana, SpKK, M.Kes., dr. Kartika Ruchiatan, SpKK, M.Kes., dr. Risa Miliawati Nurul Hidayah, SpKK, dr. Eva Krishna Sutedja, SpKK, M.Kes., dan dr. Pati Aji Achdiat, SpKK.

Visi :
Menjadi program studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin yang unggul dalam bidang pendidikan dan penelitian terutama infeksi dan alergi-imunologi untuk kemaslahatan masyarakat dan diakui secara internasional pada tahun 2020.

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) yang berkualitas dan sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan Kolegium IKKK.
  2. Meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama mengenai infeksi dan alergi-imunologi dalam bidang dermatologi dan venereologi untuk kemaslahatan masyarakat.
  3. Meningkatkan kolaborasi dengan berbagai institusi di dalam dan luar negeri untuk menunjang terwujudnya pendidikan dan penelitian yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
  4. Menyelenggarakan sistem tata pamong yang baik untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif.

Data dosen Tetap Program Studi ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas
Kedokteran Universitas Padjadjaran

No

Nama Dosen di RS Pendidikan Utama

NIDN/NIDK/NIP

Tgl lahir

Jabatan Akademik

Pendidikan (S-1,S-2, S-3, Sp, SpK), Bidang, dan Asal PT

Bidang Keahlian

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

          (7)

 

1.

Prof. Dr. Endang Sutedja, dr. SpKK(K)

NIDN : 1044705
NIP : 19470401 1973031001 

1-4-1947

Guru Besar

S1: FK Unpad, 1971
Sp1: FK Unpad, 1988
Sp.K: Kolegium, 2001
S3: FK Unpad, 2003

Imunoalergi

Purnabakti April 2017

2.

Dendi Sandiono, dr. SpKK(K)

NIP : 19501231 1978111001                     

31-12-1950

-  Dokter Pendidik Klinis Madya
-  Lektor

S1: FK Unpad, 1975
Sp1: FK Unpad, 1993
SpK: Kolegium, 2001

Dermatologi Geriatri dan Noninfeksi

 

Purnabakti Desember 2015

3.

Jono Hadi Agusni, dr. SpKK(K)

NIDK : 8818230017
NIP : 19521030 1983101001

30-10-1952

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unpad, 1982
Sp1: FK Unair, 1992
SpK: Kolegium, 2001

Tumor dan Bedah Kulit

Purnabakti Oktober 2017

4.

Lies Marlysa Ramali, dr. SpKK(K)

NIDK : 8825550017
NIP : 19540310 1980112002

10-3-1954

-  Dokter Pendidik Klinis Madya
-  Lektor

S1: FK Unpad, 1980
Sp1: FK Unpad, 1994
SpK: Kolegium, 2001

Infeksi Jamur dan Virus

 

5.

Muljaningsih Sasmojo, dr. SpKK(K)

NIDK : 8805550017
NIP : 19510824 1979072001

24-8-1951

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unair, 1978
Sp1: FK Unair, 1988
SpK: Kolegium, 2001

Infeksi Bakteri dan Parasit

Purnabakti Agustus 2016

6.

Inne Arline Diana, dr. SpKK(K)

NIDK : 8808230017
NIP : 19521028 1981032002

28-10-1952

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unpad, 1978|
Sp1: FK Unpad, 1995
SpK: Kolegium, 2008

Dermatologi Anak

Purnabakti Oktober  2017

7.

Hartati P. Dharmadji, dr. SpKK(K)

NIDK : 8896230017

NIP : 19570914 1985112001

14-9-1957

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unpad, 1985
Sp1: FK Unpad, 1997
SpK: Kolegium, 2008

Imunoalergi

 

8.

Unwati Sugiri, dr. SpKK(K)

NIDK : 8858230017

NIP : 19570830 1984102001

30-8-1957

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unpad, 1984
Sp1: FK Unpad, 1998
SpK: Kolegium, 2008

Dermatologi Geriatri dan Noninfeksi

 

9.

Rasmia Rowawi, dr. SpKK(K)

NIDK : 8848230017
NIP : 19581207 1986012001

7-12-1958

Dokter Pendidik Klinis Madya

S1: FK Unpad, 1985
Sp1: FK Unpad, 1998
SpK: Kolegium, 2008

Infeksi Menular Seksual

 

10.

Dr. Oki Suwarsa, dr., SpKK(K)., M.Kes

NIDN : 0019106303
NIP : 19631019 1990121001

19-10-1963

Lektor Kepala

S1: FK Unpad, 1988
S2: FK Unpad, 1995
Sp1: FK Unpad, 2002
SpK: Kolegium, 2008
S3: FK Unpad, 2012

Imunoalergi

 

11.

Dr. Reti Hindritiani, dr., SpKK(K)

NIDK : 8815550017
NIP : 19630416 1989032002

16-4-1963

  1. Dokter Pendidik Klinis muda
  2. Oktober 2016 : Dokter Pendidik Klinis Madya
  3. Juni 2017 : Lektor

S1: FK Unpad, 1988
Sp1: FK Unpad, 2002
SpK: Kolegium, 2011
S3: FK Unpad, 2013

Dermatologi Kosmetik

 

12.

Hendra Gunawan dr. SpKK, Ph.D

NIDK : 8807230017

NIP : 19690915 2006041001

15-12-1969

  1. Dokter Pendidik Klinis Pertama
  2. September 2016 : Dokter Pendidik Klinis Muda
  3. Juni 2017 : Lektor

S1: FK Unpad, 1994
Sp1: FK Unpad, 2005
SpK : Kolegium, 2014
S3: Juntendo Univ. Tokyo, 2008

Infeksi Bakteri dan Parasit

 

13.

Dr. Reiva Farah Dwiyana, dr. M.Kes., SpKK

NIDN : 4047404

NIP : 19740404 1999032001

4-4-1974

  1. Asisten ahli
  2. Maret 2017: Lektor

S1: FK Unpad, 1998
S2: FK Unpad, 2002
Sp-1: FK Unpad, 2007
S3: FK Unpad,2015
SpK : Kolegium 2017

Dermatologi Anak

 

14.

Kartika Ruchiatan., dr. SpKK, M.Kes

NIDK : 8837730017

NIP : 19780921 2008122001

21-9-1978

  1. Dokter Pendidik Klinis Pertama
  2. April 2017 : Dokter Pendidik Klinis Muda

S1: FK Unpad, 2004
Sp-1: FK Unpad, 2009
S2: FK Unpad, 2009

Dermatologi Kosmetik & Tumor dan Bedah Kulit

 

15.

Risa Miliawati, dr. SpKK

NIDN : 0412067305

NIP : 197306122014122003

12-6-1973

Dalam proses pengajuan Dokter Pendidik Klinis Muda

S1: FK Unpad, 1998
Sp-1: FK Unpad, 2010

Infeksi Jamur dan Virus

 

16.

Eva Krishna Sutedja, dr., M.Kes., SpKK

NIDN : 6017406

NIP : 19740106 2005012001

6-1-1974

Asisten Ahli

S1: FK Unpad, 1998
S2: FK Unpad, 2006
Sp-1: FK Unpad, 2012

Tumor dan Bedah Kulit & Dermatologi Geriatri dan Noninfeksi

 

17.

Pati Aji Achdiat, dr., SpKK, M.kes

-

22-6-1983

  1. Capeg PNS
  2. Dalam proses pengajuan PNS penuh

S1: FK Unpad, 2006
S2: FK Unpad,,2015
Sp-1:FK Unpad, 2014

Infeksi Menular Seksual & Infeksi Bakteri dan Parasit

 

 

AREA KOMPETENSI

Area kompetensi merupakan kompetensi standar akademik-profesi yang ditetapkan oleh kolegium dan harus dikuasai dokter SpKK. Tujuh area kompetensi yang ditetapkan Kolegium Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, meliputi kemampuan:

  1. Keterampilan interpersonal dan komunikasi efektif
  2. Keterampilan menerapkan Evidence-Based Medicine (EBM), farmakologi klinik, biologi molekuler, parasitologi klinik, mikrobiologi klinik, patologi klinik, dan patologi anatomi.
  3. Keterampilan pelayanan medis spesialistik
  4. Pembelajaran berbasis praktik
  5. Pembelajaran berbasis sistem
  6. Penerapan etik, hukum kedokteran, dan profesionalisme
  7. Pengembangan keilmuan dan pembelajaran sepanjang hayat.

TINGKAT PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setiap substansi kajian harus ditetapkan tingkat kompetensinya yang harus dicapai. Konsil Kedokteran Indonesia menetapkan tingkat pencapaian kompetensi sebagai berikut:

A1. Dapat mengetahui dan mengingat materi
A2. Dapat memahami dan mengerti materi
A3. Dapat menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan merumuskan

B1. Mampu mendiagnosis dan merujuk
B2. Mampu mendiagnosis, memberi terapi sementara, dan merujuk
B3. Mampu mendiagnosis dan memberi terapi paripurna
B4. Mampu mendiagnosis, terapi, dan rawat bersama.

Kemampuan untuk  tindakan/prosedur
C1. Melihat
C2. Mengerjakan untuk kasus sederhana
C3. Mengerjakan dan mengajarkan kasus sulit 

KOMPONEN KOMPETENSI

Komponen kompetensi yang perlu dicapai oleh peserta PPDS-1

1.   Area Pengetahuan Medik
  Memiliki kemampuan nalar pengetahuan ilmu biomedik, klinik, epidemiologik, perilaku yang dapat diaplikasikan pada praktek kedokteran, dan mengintegrasikannya dengan ilmu pengetahuan baru yang sedang berkembang, serta mampu mengaplikasikannya dalam pelayanan spesialistik.
2. Area Pelayanan Medis Spesialistik
  Memiliki kemampuan menyelesaikan masalah pasien secara sistemik, serta mampu:
  -  Melakukan komunikasi efektif.
-  Melakukan diagnosis dan pengelolaan pasien secara komprehensif.
-  Menunjukkan keterampilan spesialistik prosedur diagnostik dan terapeutik secara lege artis (preventif, kuratif, dan promotif) baik medis maupun bedah kulit.
-  Memberikan informasi dan edukasi kepada pasien, keluarga, dan masyarakat baik secara lisan, tulisan, maupun melalui media elektronik (teknologi informasi).
3. Area Keterampilan Interpersonal dan Komunikasi Efektif
  Memiliki kemampuan:
-  Mempertahankan dan mengembangkan komunikasi efektif dengan pasien, keluarga, dan masyarakat.
-  Memberikan penjelasan/edukasi yang dapat dengan mudah dipahami pasien.
-  Bekerjasama dengan tim atau orang lain sebagai pemuka masyarakat atau profesi lain.
4. Area Pembelajaran Berbasis Praktek
  Memiliki kemampuan:
-  Menganalisis masalah klinis menggunakan metodologik sistematis.
-  Mengasimilasi bukti dari penelitian ilmiah medis terkait masalah pasien.
-  Melakukan penelitian klinis sesuai metode statistik untuk studi klinik membuktikan efektivitas suatu obat.
-  Mampu menggunakan teknologi informasi untuk mengakses informasi medis.
-  Memfasilitasi pembelajaran mahasiswa Strata-1.
5. Area Praktek Berbasis Sistem
  Memiliki kemampuan:
-  Mengetahui Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional, yaitu pelayanan primer, sekunder, dan tertier.
-  Mampu memberikan advokasi kualitas pelayanan pasien dan membantunya.
-  Mampu bekerjasama dengan pengelola, pemberi pelayanan kesehatan, untuk membangun kinerja pelayanan kesehatan spesialistik.
6. Area Etika-Moral dan Profesionalisme dalam Praktek Kedokteran
  Memiliki kemampuan:
-  Menunjukkan integritas moral dan etika, serta lebih mengutamakan kepentingan pasien daripada kepentingan lainnya.
-  Senantiasa menerapkan prinsip etika, melakukan informed consent sebelum melakukan suatu tindakan/pengobatan medis, menjaga kerahasiaan pasien.
-  Tanggap dan peka terhadap kultur budaya, usia, jenis kelamin pasien, dan kecacatan
7. Pengetahuan Keilmuan
Mampu melakukan pengembangan keilmuan melalui kegiatan riset dan pembelajaran sepanjang hayat.

KOMPETENSI TAHAP PENDIDIKAN PROFESI DOKTER SPKK
Tahap I: Tahap Pengayaan

-  Mampu berkomunikasi efektif (disertai empati), mendengar aktif, menghargai pasien sebagai manusia seutuhnya, memberi informasi secara efektif kepada pasien, keluarga, masyarakat, dan anggota tim kesehatan, menggunakan bahasa verbal dan tertulis, serta menguasai teknologi komputer.
-  Mampu mengintegrasikan epidemiologi klinik, EBM, farmakologi klinik, biologi molekuler, mikrobiologi klinik, parasitologi klinik, dan hukum kedokteran dalam menyelesaikan masalah kulit dan kelamin.

Tahap II: Tahap Magang

-  Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis kulit dan kelamin.
-  Mampu menerapkan keterampilan medis dan bedah kulit dalam pengelolaan pasien kulit dan kelamin, menerapkan etik dan hukum kedokteran, serta sikap profesionalisme.

Tahap III: Tahap Mandiri
Pada tahap mandiri, kompetensi dokter SpKK telah dicapai 100%, namun pada tahap ini kewenangan masih di bawah supervisi staf pengajar.

 

Dalam pelaksanaan PPDS-1 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, dibagi dalam tiga tahap pendidikan, yaitu:

  1. Tahap Pengayaan
  2. Tahap Magang
  3. Tahap Mandiri

Masing-masing mempunyai tujuan khusus, mengacu kepada tujuan akhir pendidikan. Setiap tahap dapat dicapai dengan berbagai pengalaman belajar yang sesuai dengan tingkat keterampilan yang diharapkan, dengan memperhatikan etika dan perilaku profesi.

Peserta PPDS-1 akan melewati proses pendidikan dan keterampilan di ruang rawat inap, rawat jalan, dan emergensi mencakup:

  1. Dermatologi Umum
  2. Dermatologi Anak
  3. Dermato-Alergi-Imunologi
  4. Dermatomikologi
  5. Morbus Hansen
  6. Dermatologi Kosmetik
  7. Tumor, Dermatopatologi, Bedah Kulit
  8. Infeksi Menular Seksual
  9. Rawat Inap

Lama Pendidikan dan Beban Studi

Lama studi/masa studi terjadwal : 7 semester
Beban studi : 80 SKS
Masa studi maksimal : 11 Semester

Materi Pendidikan Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

No. Materi Pendidikan Bobot SKS Semester
1.   Tahap Pengayaan (Level I) 12 1
  -   Pengetahuan dan Keterampilan Dasar (Knowledge and Skill of Basic Dermatology)    
2. Tahap Magang (Level II)   II-VI
  1. Alergi-Imunologi
(Allergy-Immunology)
6  
  2. Mikologi
(Mycology)
6  
  3. Morbus Hansen
(Leprosy)
6  
  4. Infeksi Menular Seksual
(Sexually Transmitted Infection)
6  
  5. Tumor dan Bedah Kulit
(Skin Tumour and Skin Surgery)
6  
  6. Dermatolgi Anak
(Pediatric Dermatology)
6  
  7. Dermatolgi kosmetik
(Cosmetic Dermatology)
6  
3. Tahap Mandiri (Level III)
Penegetahuan dan Keterampilan Lanjut (Knowledge and Skill of Advanced Dermatology)
12 VI-VII
4. Usulan Penelitian
(Research Proposal)
2 III-V
5. Ujian Nasional
(National Board Examination)
4 VII
6. Ujian Komprehensif Akhir
(Comprehensive Final Examination)
2 VII
7. Tesis (Thesis) 6 VII

              

Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.