Akademik

Program Studi Ilmu Kesehatan Mata

Pendidikan dokter spesialis mata merupakan suatu proses pendidikan berbasis kompetensi yang bertujuan menghasilkan dokter ahli mata yang dapat melakukan pelayanan kesehatan baik di bidang mata secara umum ataupun secara lebih mendalam. Program studi ini dilaksanakan dengan sistim kredit semester dengan kurikulum yang mengacu pada standar pendidikan dan standar kompetensi yang ditetapkan oleh Kolegium Oftalmologi Indonesia. Pelaksanaaan pendidikan pada program studi ini menekankan pada pencapaian kompetensi utama dengan penekanan pada keunggulan program studi yang telah ditetapkan.

Visi Program Studi

Visi Program Studi Ilmu Kesehatan Mata FK Unpad sebagai berikut:

Menjadi Program Studi Ilmu Kesehatan Mata yang diakui mampu menghasilkan lulusan dokter spesialis mata berkualitas tinggi melalui proses pendidikan berbasiskan riset untuk kepentingan masyarakat dan mampu bersaing di tingkat regional (ASEAN) pada tahun 2019

Misi Program Studi

Misi Program Studi IK Mata FK Unpad terdiri atas:

  1. Menyelenggarakan proses peningkatan kualitas dan kuantitas dokter spesialis mata secara terpadu dan memiliki dampak langsung terhadap upaya peningkatan layanan kesehatan mata
  2. Mengembangkan ilmu kesehatan mata melalui riset yang akuntabel yang ditujukan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat luas.
  3. Mengembangkan kemitraan dengan berbagai institusi nasional dan internasional secara efektif, efisien, dan mandiri dalam upaya meningkatkan derajat kesejahteraan.

Tujuan Program Studi

Tujuan Program Studi IK Mata FK Unpad adalah:
Memberikan kemampuan pada setiap lulusannya dalam hal:

  1. Mengidentifikasi permasalahan kesehatan mata dan menyusun kegiatan/ program penanggulangannya secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
  2. Menerapkan teknologi terkini berbasis bukti dalam penanggulangan permasalahan kesehatan mata.
  3. Melakukan pengembangan ilmu dalam kaitan long life learning sebagai upaya untuk terus menerus mengembangkan diri.
  4. Berperan aktif dalam kepemimpinan kesehatan dalam lingkungan pekerjaan.

No

Nama Dosen di RS Pendidikan Utama

Jabatan

Akademik

Bidang Keahlian

1

Prof. Dr. Gantira Natadisastra, dr., SpM(K)

Guru Besar

Katarak & Bedah Refraktif

2

Irayanti, dr., SpM(K), MARS

Staf

Pendidik

Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak

3

M. Kautsar Boesoirie, dr., SpM(K), MM

Staf

Pendidik

Rekonstruksi, Onkologi, Okuloplasti

4

Dr. Iwan Sovani, dr., SpM(K), MKes, MM

Lektor

Vitreoretina

5

Dr.Bambang Setiohadji, dr., SpM(K), MHKes

Staf

Pendidik

Neuro-oftalmologi

6

Dr.Andika Prahasta, dr., SpM(K), MKes

Lektor

Glaukoma

7

Dr. Budiman, dr., SpM(K), MKes

Lektor

Katarak & Bedah Refraktif

8

Susi Heryati,dr.,SpM(K)

Staf Pendidik

Infeksi & Imunologi

9

Dr. M.Rinaldi Dahlan, dr., , MKes

Staf Pendidik

Rekonstruksi, Okulopasti, Onkologi

10

Dr.Feti Karfiati, dr., SpM(K), MKes

Staf Pendidik

Pediatrik Oftalmologi & Strabismus

11

Susanti Natalya S., dr., SpM(K), MKes

Staf Pendidik

Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak

12

Dr. Elsa Gustianty, dr., SpM(K), MKes

Staf Pendidik

Glaukoma

13

Dr. Karmelita Satari, dr., SpM(K)

Staf Pendidik

Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak

14

Syumarti, dr., SpM(K), MSc

Staf Pendidik

Oftalmologi Komunitas

15

Maya Sari Wahyu K., dr., SpM(K), Mkes

Staf Pendidik

Pediatrik Oftalmologi & Strabismus

16

Erwin Iskandar, dr., SpM(K), MKes

Staf Pendidik

Vitreoretina

17

Erna Tjahjaningtyas, dr.,SpM(K)

Staf Pendidik

Infeksi & Imunologi

18

Antonia Kartika Indriati, dr.,SpM(K), Mkes

Staf Pendidik

Neuro-oftalmologi

19

Andrew M. H.Knoch, dr., SpM(K), Mkes

Staf Pendidik

Katarak & Bedah Refraktif

20

Ine Renata Musa, dr., SpM(K)

Staf Pendidik

Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak

21

Aldiana Halim, dr., SpM(K)

Staf Pendidik

Oftalmologi Komunitas

22

Mayang Rini, dr., SpM(K), MSc

Staf Pendidik

Oftalmologi Komunitas

23

Nina Ratnaningsih, dr., SpM(K), MSc

Staf Pendidik

Oftalmologi Komunitas

24

Arief S.Kartasasmita, dr., SpM(K), MKes, PhD

Lektor Kepala

Vitreoretina

25

R. Angga Kartiwa, dr., SpM(K), MKes

Lektor

Rekonstruksi, Onkologi, Okuloplasti

 

26

Irawati Irfani, dr.,SpM(K), MKes

Lektor

Pediatrik Oftalmologi & Strabismus

27

Dr. Shanti F. Boesoirie, dr., SpM(K), Mkes

Lektor

Rekonstruksi, Onkologi, Okuloplasti

28

R. Maula Rifada,dr.,SpM(K)

Lektor

Glaukoma

29

Rova Virgana,dr.,SpM(K)

Lektor

Vitreoretina

30

Primawita O.Amiruddin, dr., SpM, Mkes

Staf Pendidik

Pediatrik Oftalmologi & Strabismus

31

Emmy Dwi Sugiarti, dr., SpM, MKes

Staf Pendidik

Katarak & Bedah Refraktif

32

Angga Fajriansyah, dr., SpM

Staf Pendidik

Infeksi & Imunologi

33

Sesy Caesarya, dr., SpM

Staf Pendidik

Pediatrik Oftalmologi & Strabismus

34

Rusti Hanindya Sari, dr., SpM

Staf Pendidik

Neuro-oftalmologi

Kompetensi Dokter Spesialis Mata sesuai dengan standar pendidikan Dokter Spesialis Mata Indonesia yang dikeluarkan oleh Kolegium Oftalmologi Indonesia. Kompetensi yang dicapai berbentuk kompetensi yang bersifat wajib (utama) dan tambahan (pendukung).

Kompetensi yang peserta Prodi Dokter Spesialis Mata harus meliputi area kompetensi:

A. Kompetensi Utama

  1. Pelayanan Medis (patient care) Peserta didik mampu memberikan pelayanan kesehatan mata yang bertanggung jawab tepat, dan efektif dalam bentuk terapi dan upaya promotif masalah kesehatan.
  2. Pengetahuan Medis (medical knowledge) Peserta didik mampu meunjukkan pengetahuan tentang ilmu biomedis, klinis, dan ilmu lain yang sudah terbuktu maupun yang masih berkembang dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada pelayanan kesehatan mata.
  3. Pembelajaran berbasis praktik dan pengembangannya (practice-based learning and improvement) Peserta didik mampu melakukan investigasi dan evaluasi pelayanan medik terhadap pasien, menilai, dan memadukan dengan bukti-bukti ilmiah, serta meningkatkan kemampuan memberikan pelayanan medik dalam praktik.
  4. Keterampilan komunikasi dan hubungan interpersonal (interpersonal and communication skill) Peserta didik mampu memperlihatkan hubungan interpersonal dan keterampilan komunikasi yang menghasilkan pertukaran informasi yang efektif serta membangun kerjasama yang baik dengan penderita, keluarga penderita, maupun teman sejawat.
  5. Profesionalisme (professionalism) Peserta didik mampu memperlihatkan komitmen untuk mengemban tanggung jawab profesional, sesuai dengan perinsip etika dan peka terhadap perbedaan budaya pada masyarakat.
  6. Praktik berbasis sistem (system based practice) Peserta didik mampu memperlihatkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap permasalahan yang lebih luas dan sistem pelayanan kesehatan dan mampu secara efektif menggunakan sumber daya dalam sistem pelayanan kesehatan untuk menyediakan pelayanan yang optimal.

Rincian kompetensi Dokter Spesialis Mata terdapat pada Pedoman Kurikulum Pendidikan Dokter Spesialis Mata.

B. Kompetensi Pendukung

  1. Terlibat dalam pelaksanaan program bakti sosial
  2. Mampu mendeteksi dini kelainan mata di masyarakat
  3. Terlibat dalam pengentasan kebutaan di masyarakat

C. Kompetensi Lainnya

  1. Presentasi karya ilmiah dalam pertemuan ilmiah di dalam maupun luar negeri
  2. Publikasi karya ilmiah

Profil Lulusan : mempunyai Pengetahuan dan kompetensi sesuai standar Kolegium Oftalmologi Indonesia, mempunya Soft Skill dan kepemimipinan yang menjadikannya sebagai agen transformasi di masyarakat, mampu merencanakan dan meningkatkan kesehatan mata masyarakat di lingkungannya

Lapangan pekerjaan : Di klinik kesehatan mata, Rumah Sakit Mata, dan Rumah sakit umum dan swasta di indonesia.

Lanjutan Studi : Dapat melanjutkan studi S2, S3, PPDS II,  dan untuk kompetensi dapat mengikuti program Fellowship di dalam dan Luar Negeri 

Kurikulum PPDS-I I.K.Mata terdiri dari  94 (sembilan puluh empat) SKS yang ditempuh selama 8 (delapan) semester sebagai berikut:

1.  Tahap Pengayaan SKS Semester
  a.  Materi pengayaan dasar 6 SKS 1
2. Tahap Magang    
  Tahap I, terdiri:    
  a. Infeksi  Imunologi 7 SKS 1
  b. Refraksi, Lensa kontak & Low vision 7 SKS 2
  c. Katarak dan Bedah Refraktif 1 7 SKS 2
  d. Katarak dan Bedah Refraktif 2 6 SKS 3
  e. Glaukoma 7 SKS 3
  f. Rekonstruksi, Okuloplasti & Onkologi 7 SKS 4
  Tahap II, terdiri:    
  a. Retina 7 SKS 4
  b. Neurooftalmologi 7 SKS 5
  c. PO-Strabismus 7 SKS 5
  d. Oftalmologi Komunitas 7 SKS 6
3. Tahap Mandiri    
  a. Karya ilmiah 7 SKS 6
  b. Bekerja mandiri 1 6 SKS 7
  c. Bekerja mandiri 2 6 SKS 8

 

Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.