Akademik

Program Studi Ilmu Penyakit Dalam

Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam (PPDS IPD) telah berdiri bersamaan dengan berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran sejak tahun 1957 meskipun secara administratif diakui tahun 1980.  Tujuan program PPDS IPD meningkatkan mutu  pelayanan, pendidikan. penelitian, publikasi agar dapat bersaing dengan RS-RS Negeri maupun Swasta baik setingkat Jabar , Nasional maupun Regional yang merupakan tujuan umum Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Perjalanan yang panjang dalam menghasilkan produk lulusan berkualitas sesuai kompetensi tidak terlepas dari permasalahan dan tantangan sangat dinamis menjadi dasar perkembangan dan proses pendidikan di PPDS IPD FK Unpad/RS.dr. Hasan Sadikin serta terus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi sesuai dengan motto kami “adjusting to the future”.

Proses pendidikan dimulai dari rekruitmen calon peserta melalui tahap seleksi administrasi, MMPI, tes bahasa Inggris, wawancara, dan tes akademik. Peserta didik dibagi dari tingkat pemula, madya dan mandiri sesuai kompetensi yang akan dicapai, dididik oleh tenaga didik sesuai tingkat klasifikasi dari pembimbing, pendidik, dan penilai  sesuai kompetensi pendidik serta mempertimbangkan rasio peserta didik dan pendidik yang ideal. Proses pendidikan mengandung motivasi, attitude, skill, knowledge, dan ability setiap rotasi yang dijalani di seluruh divisi dengan materi meliputi pengetahuan dasar umum, pengetahuan dasar keahlian, patogenesis dan patofisiologi penyakit, perasat-perasat dan penelitian klinis sebagai karya tulis akhir. Disetiap divisi dilakukan ujian bed side, modul kasus atau referat yang telah ditentukan atau menentukan sendiri serta ujian tulis dengan mengakomodir hal-hal seperti attitude, skill, knowledge dan etika.

Tujuan akhir pendidikan ini adalah menghasilkan lulusan sesuai dengan kompetensi. Produk ini dapat dicapai selain melibatkan peserta didik dan pendidik juga sistem pendidikan sendiri sangat menentukan. Diharapkan input peserta tergolong baik, tetapi dalam kenyataannya tidak semua peserta tergolong dalam kelompok tersebut disebabkan terbatasnya peserta seleksi. Pendidik dengan kualitas yang telah dipersiapan, dalam kenyataannya tidak dapat sepenuhnya memperoleh kesempatan mendidik disebabkan beban tugas yang banyak, sehingga output yang baik belum tercapai dengan sempurna. Sistem pendidikanpun yang dirancang sedemikian rupa tidak dapat berjalan dengan baik karena tergantung sarana dan prasarana yang memadai dari segi jumlah ataupun diversifikasi serta masih terdapat ketidak sepaham bentuk sistem pendidikan. 

Sumber daya, sarana dan prasarana bukan hanya menjadi faktor penentu dalam proses pendidikan namun menjadi utama. Semua sumber  itu tidak akan ada gunanya dalam mencapai visi dan misi pendidikan sesuai dengan yang digariskan oleh kurikulum pendidikan berbasis kompetensi apabila sistem yang disepakati tidak berjalan seluruhnya disebabkan tumpang tindihnya sistem dengan sistem pelayanan yang tetap menjadi prioritas utama di Rumah sakit Pendidikan.

PPDS IPD FK Unpad / RS.dr. Hasan Sadikin telah membuat suatu sistem terstruktur yang mengaitkan seluruh unsur dalam proses pendidikan dengan “Kurikulum integrated internal medicine” sebagai inti dari bangunan pendidikan PPDS IPD FK Unpad. Kurikulum akan menentukan kemampuan institusi dalam melakukan pendidikan, kebutuhan apa yang harus disediakan oleh institusi, sarana dan prasarana apa saja yang harus tersedia agar kurikulum itu bisa dijalankan dengan baik. Kurikulum pendidikan PPDS IPD secara nasional telah dibentuk,. FK UNPAD dilakukan asimilasi dengan muatan-muatan lokal yang menjadi keunggulan dan kekhususan untuk dapat berkompetisi secara global, nasional dan internasional. Kompetensi unggulan PPDS-PD FK UNPAD adalah pendidikan Medik Kritis untuk melatih peserta didik mengevaluasi dan mengelola pasien kritis, melakukan konsultasi efektif, bekerja sama efektif dengan paramedik dan memahami kondisi keluarga pasien dengan lahan pendidikan di ruang Medical Intensif Care (MIC) dibawah supervisi SpPD KIC. Muatan-muatan lokal tersebut  dibangun dalam suatu sistem yang terkait dengan proses pendidikan dalam bentuk loka karya terpadu dan juga skill’s lab yang meliputi berbagai ranah pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang Ahli Ilmu Penyakit Dalam untuk berkiprah di tengah masyarakat yang dimuat dalam bentuk COMET dan COMENT (course on emergency medical treatment serta course on medical nutrition). Kedua lokakarya terstruktur tersebut menjadi kelebihan para peserta didik untuk melakukan manajemen gawat darurat di bidang Ilmu Penyakit Dalam serta penanganan nutrisi sebagai bagian dari terapi secara komprehensif sehingga pelayanan kesehatan menjadi bagian terintegrasi dalam proses pendidikan ini.

Visi

Menjadi penyelenggara pendidikan spesialisasi Ilmu Penyakit Dalam yang kuat,mandiri, efektif dan  efisien  dengan menjunjung tinggi kemaslahatan   masyarakat  dan menghasilkan lulusan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang professional, bermartabat  dan berakhlak baik, serta mampu bersaing secara nasional  maupun  internasional tanpa melupakan kaidah humanisme dan berbudi luhur

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian di bidang Ilmu penyakit dalam yang terintegrasi serta berorientasi pada keunggulan untuk kemaslahatan masyarakat
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas waktu dalam menyelesaikan pendidikan secara mandiri dan bertanggung jawab.
  3. Mengkoordinasi proses pendidikan, pengembangan ilmu dan sarana/ prasarana penunjang
  4. Mendorong hasil pendidikan dan penelitian di bidang ilmupenyakit dalam yang mendukung daya saing bangsa
  5. Meningkatkan inovasi dan motivasi peserta didik untuk mencapai kompetensi yang dapat meningkatkan efektifitas pelayanan.\
  6. Membentuk kemandirian peserta didik dalam proses pembelajaran dalam mengembangkan profesionalisme

Tujuan

Tujuan program pendidikan Spesialisasi Ilmu Penyakit Dalam adalah :

  1. Tercapainya hasil lulusan Dokter Spesialis Penyakit Dalam professional yang kuat, peduli, mandiri, kompetitif, efektif dan  efisien  dengan menjunjung tinggi kemaslahatan   masyarakat dengan sikap humanisme dan berbudi luhur dengan tepat waktu studi

  2. Tercapainya hasil penyelenggaraan pendidikan berupa penelitian dalam bidang ilmu penyakit dalam dengan lulusan menguasai dasar-dasar pengetahuan (ilmiah) dan keterampilan dengan wawasan holistik sehingga mampu merumuskan dan menyelesaikan permasalahan kesehatan bidang Ilmu Penyakit Dalam

  3. Mampu memberikan  pelayanan kesehatan bidang Ilmu Penyakit Dalam yang prima

  4. Mampu menghasilkan lulusan untuk dapat mengembangkan diri baik individu maupun institusi dalam pengembangan Pendidikan dan penelitian dan berkontribusi pengembangan ilmu penyakit dalam

  5. Tercapainya lulusan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keahliannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidangnya

  6. Tercapainya hasil pengembangan organisasi dan manajemen prodi Ilmu penyakit dalam yang kredibel, transparan, akuntabel dan adil berupa good governance dan tata kelola yang lebih mandiri dengan berbasis teknologi informasi serta menjadi prodi acuan yang mempunyai daya saing nasional yang tinggi.

  7. Terjalinnya kerja sama pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat baik dalam proses pendidikan maupun tingkat regional, nasional dan   internasional untuk mempercepat pencapaian visi dan misi.

Ketua Prodi

Dr. Ria Bandiara, dr, SpPD-KGH

Sekretaris

Nanny Natalia, dr, SpPD- KEMD,M.Kes,DCN

Koordinator Bidang Rekrutmen 

Indra Wijaya, dr, SpPD-KHOM

Koordinator Bidang Pendidikan

: Dr. Sumartini Dewi, dr, SpPD-KR,M.Kes

  Ervita, dr,SpPD

Koordinator Bidang Evaluasi

Dr. Rudi Supriyadi,  dr.,M.Kes.,SpPD-KGH

Koordinator Bidang Penelitian              

Nenny Agustanti,dr,SpPD-KGEH

Tenaga Kependidikan   

: Kaslam

  Faizal Hamzah, ST

Tenaga Pendidik/Dosen

Seluruh staf Ilmu Penyakit Dalam FK Unpad (RS Pendidikan Utama dan Satelit)

No.

Nama Staf Pengajar

Divisi

1

Prof. Dr. Rully M.A Roesli,dr.,SpPD-KGH(***)

Ginjal dan Hipertensi 

2

Panji Irani Fianza,dr.,SpPD-KHOM.,M.Sc(***)

Hematologi dan Onkologi

3

Dr.Muh.Begawan Bestari,dr.,SpPD-KGEH.,M.Kes (***)

Gastroentero-Hepatologi

4

Nanny Natalia Muliani Soetedjo,dr.,SpPD-KEMD.,M.Kes.,DCN

Endokrinologi-Metabolisme

5

Dr. Rudi Supriyadi,dr.,SpPD-KGH.,M.Kes(***)

Ginjal dan Hipertensi 

6

Andri Reza Rahmadi, dr.,SpPD-KR.,M.Kes(***)

Penyakit Tropik Dan Infeksi

7

Iceu Dimas Kulsum,dr.,SpPD

Penyakit Kritis Respirasi

8

Miftahurachman,dr.,SpPD-KEMD.,M.Kes

Endokrinologi-Metabolisme

9

Prof. Dr. Sri Hartini K. S. Kariadi dr., SpPD-KEMD

Endokrinologi-Metabolisme

10

Prof. Dr. Hj. Siti Aminah Abdurachman.,dr.,SpPD-KGEH

Gastroentero-Hepatologi

11

Prof. Iman Supandiman dr.,SpPD-KHOM

Hematologi dan Onkologi

12

Prof. Ernijati Suardi dr., SpPD-SpJP(K).,Ph.D

Kardiovaskular

13

Prof. Dr. M. Rachmat Soelaeman dr., SpPD-KGH

Ginjal dan Hipertensi 

14

Riardi Pramudiyo.,dr.,SpPD-KR

Reumatologi

15

H. Eko Antono.,dr.,SpPD.,SpJP(K)

Kardiovaskular

16

Dr. Rachmat Sedjati Sumantri dr., SpPD-KHOM

Hematologi dan Onkologi

17

Augusta Y.L Arifin, dr.,SpPD-KEMD

Endokrinologi-Metabolisme

18

Dr. Augustine Purnomowati., dr., SpPD-SpJP(K)

Kardiovaskular

19

Primal Sudjana., dr., SpPD-KPTI.,MH.Kes

Penyakit Tropik Dan Infeksi

20

Ali Djumhana,.dr., SpPD-KGEH

Gastroentero-Hepatologi

21

Juke Roslia Saketi., dr., SpPD-KGEH

Gastroentero-Hepatologi

22

Rachmat Gunadi Wachyudi.,dr., SpPD-KR

Reumatologi

23

Trinugroho Heri Fadjaridr., SpPD-KHOM

Hematologi dan Onkologi

24

Erwan Martanto dr., SpPD-SpJP(K)

Kardiovaskular

25

Toni Mustahsani Aprami dr., SpPD-SpJP(K)

Kardiovaskular

26

Dr. Arto Yuwono Soeroto dr., SpPD-KP

Penyakit Kritis Respirasi

27

Dr. Hikmat Permana, dr., SpPD-KEMD

Endokrinologi-Metabolisme

28

Bachti Alisjahbana,dr., SpPD-KPTI.,PhD

Penyakit Tropik Dan Infeksi

29

Muh. Apandi, dr., SpPD-KGer., MARS

Geriatri

30

Amaylia Oehadian.,dr., SpPD-KHOM

Hematologi dan Onkologi

31

Yana Akhmad Supriatna dr., SpPD-KP

Penyakit Kritis Respirasi

32

Dr. Ria Bandiara dr., SpPD-KGH

Ginjal dan Hipertensi 

33

Dr. Emmy Hermiyanti Pranggono., dr., SpPD-KP.,KIC

Penyakit Kritis Respirasi

34

Rubin Gondodiputro, dr., SpPD-KGH

Hematologi dan Onkologi

35

Dolvy Girawan dr., SpPD-KGEH.,M.Kes

Gastroentero-Hepatologi

36

Prayudi Santoso dr., SpPD-KP.,M.Kes

Penyakit Kritis Respirasi

37

Rudi Wisaksana dr., SpPD-KPTI.,Ph.D

Penyakit Tropik Dan Infeksi

38

Lilik Sukesi dr., SpPD-KGH.,KIC

Ginjal dan Hipertensi 

39

Sumartini Dewi dr., SpPD-KR., M.Kes,CCD

Reumatologi

40

Dr. Januar Wibawa Martha,dr.,M.PH.,SpPD.,SpJP

Kardiovaskular

41

Syarief Hidayat dr., SpPD.,SpJP

Kardiovaskular

42

Uun Sumardi dr., SpPD-KPTI.,KIC

Penyakit Tropik Dan Infeksi

43

Afiatin dr., SpPD-KGH

Ginjal dan Hipertensi 

44

Teddy Arnold Sihite dr., SpPD.,SpJP

Kardiovaskular

45

Yovita Hartantri dr., SpPD - KPTI

Penyakit Tropik Dan Infeksi

46

Yudi Wahyudi dr., SpPD-KGEH

Gastroentero-Hepatologi

47

Indra Wijaya dr., SpPD – KHOM

Hematologi dan Onkologi

48

Laniyati Hamijoyo dr.,SpPD-KR.,M.Kes

Reumatologi

49

Lazuardhi Dwipa dr.,SpPD-KGER

Geriatri

50

Rd. Nuraini Yasmin K

Kardiovaskular

51

Hendarsyah Suryadinata dr.,SpPD

Penyakit Kritis Respirasi

52

Dimmy Prasetya dr,SpPD

Hematologi dan Onkologi

53

Nenny Agustanti ,dr.,SpPD.,KGEH

Gastroentero-Hepatologi

54

Ervita dr.,M.Kes.,SpPD

Endokrinologi-Metabolisme

55

Susantina, dr.,SpPD

Penyakit Tropik Dan Infeksi

56

Maya Kusumawati, dr.,SpPD

Endokrinologi-Metabolisme

57

Eka Surya N, dr.,SpPD

Gastroentero-Hepatologi

Kompetensi Umum

1.

Evaluasi Pasien dengan Presentasi Klinis Tidak Khas

  a.

Presentasi klinis umum dengan gejala tidak spesifik (misalnya demam, penurunan berat badan, kelelahan)

  b.

Presentasi klinis nyeri (nyeri dada, nyeri perut, nyeri kepala, nyeri punggung dan nyeri sendi)

  c.

Presentasi klinis sistem organ tertentu missal:

  • Sistem pernapasan (sesak, batuk, efusi pleura)
  • Gastrointestinal ( perdarahan saluran cerna, kelainan enzim hati, mual, muntah)
  • Neurologis ( perubahan kesadaran, kelainan neurologis fokal sugestif stroke)
  • Kardiovaskular (hipertensi, palpitasi, sinkop)
  • Hematologi (anemia koagulopati)
  • Onkologi (presentasi klinis penyakit keganasan)
  • Rematologi (nyeri sendi monoartikular)

  d.

Presentasi klinis terkait populasi spesifik

  • Kesehatan perempuan (massa payudara, nyeri pinggul, perdarahan vagina abnormal, amenorea, galaktorea, discharge vagina)
  • Kesehatan pria ( keluhan terkait penyakit prostat, disfungsi ereksi)
  • Ketergantungan obat

2.

Layanan Kesehatan Preventif Dasar

  a.

Rekomendasi uji penyaring keganasan

  b.

Rekomendasi uji penyaring non keganasan (misalnya pemeriksaan densitometri tulang)

  c.

Vaksinasi dewasa

  d.

Upaya penurunan faktor risiko penyakit (misal upaya berhenti merokok dan minum alkohol, penurunan berat badan)

  e.

Kemoprevensi (penggunaan aspirin, kalsium dan vitamin D)

  f.

Menilai keberhasilan terapi dan tindak lanjutnya

  g.

Membuat discharge planning

  h.

Konsultatif perioperatif

3.

Interpretasi Uji Diagnostik Dasar dan Pencitraan

  a.

Prinsip dasar probabilitas, karakteristik, akurasi, reliabilitas uji diagnostic

  b.

Interpretasi hasil pemeriksaan darah

  c.

Elektrokardiogram

  d.

Pemeriksaan fungsi paru

  e.

Analisis gas darah

  f.

Analisis cairan tubuh (urin, cairan pleura, cairan asites, cairan sendi)

  g.

Interpretasi pencitraan sederhana (radiografi thoraks, abdomen, CT Scan)

  h.

Interpretasi hasil pemeriksaan mikrobiologi

4.

Prinsip Dasar Farmakologi

  a.

Penggunaan obat-obatan yang sering di bidang Ilmu Penyakit Dalam misalnya kortikosteroid, obat anti inflamasi non steroid (OAINS), antikoagulan, antibiotika, analgetik, terapi hormonal, anti hipertensi, anti dislipidemia, diuretik, anti kejang, anti aritmia, obat imunomodulator, bronkodilator, agen biologis, obat psikotropika sederhana, interaksi antar obat, interaksi obat dengan penyakit dan makanan, masalah polifarmasi.

5.

Pengetahuan dan Keterampilan Terkait Masalah Nutrisi

  a.

Prinsip umum diagnosis masalah nutrisi dan tata laksana gangguan nutrisi termasuk kemampuan memberikan nutrisi melalui jalur oral, enteral dan parenteral

  b.

Tata laksana nutrisi terkait penyakit tertentu (misal diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, keganasan dan lain-lain) serta pada populasi khusus (misalnya pada usia lanjut)

6.

Pengetahuan dan Keterampilan Terkait dengan Topik Non-Klinik yang Relevan

  a.

Prinsip keselamatan pasien (patient safety)

  b.

Kedokteran berbasis bukti (evidence based medicine)

  c.

Tata laksana paliatif dan akhir kehidupan (end of life care)

  d.

Pertimbangan cost effectiveness dan budaya dalam memutuskan tindakan diagnostik dan terapi tertentu

  e.

Interpretasi literatur dan penerapan informatika kedokteran

7.

Pengetahuan dan Keterampilan Terkait Pelayanan Pasien

  a.

Mengumpulkan data melalui anamnesis terhadap pasien, keluarga, pelaku rawat, pengumpulan data melalui rekam medik pasien sebelumnya dan pemeriksaan yang telah dilakukan pasien sebelumnya

  b.

Melakukan pemeriksaan fisik yang komprehensif

  c.

Sintesis masalah

  d.

Merencanakan diagnosis dan terapi yang sesuai, menentukan tujuan perawatan serta prognosis

8.

Keterampilan Komunikasi dan Hubungan Interpersonal

  a.

Membangun hubungan komunikasi dokter-pasien yang efektif

  b.

Negosiasi dan manajemen konflik

  c.

Keterampilan komunikasi interprofesional (sejawat dari disiplin ilmu lain, perawat, tenaga kesehatan lain)

  d.

Komunikasi dan kerja sama tim

  e.

Kemampuan menilai dan refleksi diri

  f.

Kemampuan mendidik

NO

Mata Kuliah

Semester

SKS

1

Umum Junior

I

10

2

Keterampilan Praktik Klinik Tahap I

I

6

3

Endokrinologi-Metabolisme

II - V

4

4

Gastroentero-Hepatologi

II - V

4

5

Ginjal dan Hipertensi 

II - V

4

6

Hematologi dan Onkologi     

II - V

4

7

Penyakit Tropik Infeksi 

II - V

4

8

Kardiovaskular I

II - V

4

9

Respirologi

II - V

4

10

Reumatologi

II - V

4

11

Geriatri

II - V

4

12

Penyakit Kritis Respirasi

II - V

4

13

Kardiovaskular II

II - V

4

14

Medis Kritis

II - V

4

15

Pengembangan Kompetensi

II - V

2

16

Keterampilan Praktik Klinik Tahap II

II - V

14

17

Keterampilan Mengelola Pasien Rawat Jalan I

V - VIII

4

18

Keterampilan Mengelola Pasien Rawat Jalan II

V - VIII

4

19

Keterampilan Mengelola Pasien Gawat Darurat

V - VIII

4

20

Keterampilan Mengelola Pasien SMF/Dep Lain

V - VIII

6

21

Umum Senior dan Supervisi RS Jejaring

V - VIII

15

22

Keterampilan Praktik Klinik Tahap III

V - VIII

6

23

Pemantapan Tahap Akhir

V - VIII

3

24

Tesis

V - VIII

6

 

 

 

128

Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.