Akademik

Ilmu Penyakit Syaraf

Menghasilkan dokter spesialis saraf yang mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan ilmu kesehatan sesuai kebijakan pemerintah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta mampu mengembangkan sikap pribadi yang menjungjung tinggi kode etik kedokteran Indonesia dan Sumpah dokter Indonesia.

Ketua Program Studi Ilmu Penyakit Saraf

Ahmad Rizal, dr.,Sp.S(K), Ph.D.

Garis Besar Kurikulum

Disusun berdasarkan 3 tahapan pendidikan :

  1. Ilmu kedokteran dasar (Pengetahuan Teori Dasar dan)
  2. Ilmu kedokteran klinik (Pengetahuan teori klinik umum, Pengetahuan teori klinik khusus, Penerapan teknologi Ilmu Penyakit Saraf, Pengembangan ilmu keahlian penyakit saraf, Teori penelitian dasar, lanjutan  dan penulisan tesis)
  3. Humaniora (Tanggung jawab dan pengembangan kemampun belajar mengajar)

No

Materi Pendidikan

Bobot SKS

Semester

1

Pengetahuan Teori Dasar

7

I – II

2

Pengetahuan Teori Klinik Umum

2,8

I s/d IV

3

Pengetahuan Teori Klinik Khusus

6,8

I s/d VIII

- Penyakit Serebrovaskular

- Neurotraumatologi

- Neurogeriatri

- Infeksi SSP

- Saraf Tepi dan Neurofisiologi Klinik

- Epilepsi

- Fungsi Luhur

- Neuroimaging

- Nyeri Kepala

- Neuroepidemiologi

- Vertigo

- Neurooftalmologi

- Neuropediatri

- Nyeri

- Gangguan Gerak (Movement Disorder)

- Neurotoksikologi

- Neuroimunologi

- Neuroemergensi/Intensive Care

4

Penerapan Teknologi Ilmu Penyakit Saraf

20,8

I s/d VIII

5

Pengembangan Ilmu Keahlian Penyakit Saraf

37,6

I s/d VIII

6

Tesis

6

VIII

Alamat Kontak

Sudrajat Gumelar

 

© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.