Akademik

Ilmu Bedah Urologi

Profil Program Studi Urologi :

Program Studi Urologi FK. UNPAD / RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Alamat                       
Jl. Pasteur No. 38 Bandung 40161
Tlp. 022-2039141 
Fax.  022-2043347
E-mail. koprodi.urologi@fk.unpad.ac.id

Guru Besar                            
Prof. Dr. Suwandi Sugandi, dr., Sp.B., Sp.U(K)

Ketua Program Studi              
Dr. Bambang Sasongko Noegroho, dr., Sp.B., Sp.U(K)

Sekretaris Program Studi       
Dr. Ferry Safriadi, dr., Sp.U(K)

Kepala SMF Urologi               
Dr. Tjahjodjati, dr., Sp.B., Sp.U(K)

Sekretaris SMF Urologi          
Ahmad Agil, dr., Sp.U  

Staf Pengajar                          : 

  • Safendra Siregar, dr., Sp.U(K)
  • Ricky Adriansjah, dr., Sp.U(K)
  • Kuncoro Adi, dr., Sp.U(K)
  • Aaron TIgor Sihombing, dr., Sp.U
  • Jupiter SIbarani, dr., Sp.U
  • Sawkar Vijay Pramod, dr., Sp.U

 

Sejarah Program Studi Urologi

Dampak keberhasilan pembangunan Indonesia adalah peningkatan jumlah penduduk dan bertambahnya harapan hidup, diikuti dengan meningkatnya jumlah penderita berbagai penyakit termasuk yang tergolong dalam penyakit-penyakit dibidang urologi. Peningkatan jumlah penderita ini juga sebagai akibat dari peningkatan hasil pendidikan terhadap masyarakat yang menyebabkan meningkatkan pula kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai kesehatan sekaligus akan diikuti dengan tuntutan peningkatan kualitas hidupnya. Disamping itu peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menyebabkan tuntutan peningkatan nilai pelayanan kesehatan pada masyarakat berupa penerapan teknologi baru di semua bidang kesehatan termasuk bidang urologi.

Dampak pembangunan tersebut di atas menyebabkan perlunya peningkatan pengetahuan pelayanan di bidang kesehatan termasuk dalam bidang urologi. Pelayanan yang bermutu dan yang tepat dalam bidang urologi hanya dapat dilakukan oleh mereka yang telah mendapat pendidikan khusus dalam bidang urologi.

Sebagai konsekuensi dari hal tersebut adalah wajar bila pendidikan urologi di Indonesia ditingkatkan sehingga dapat diperoleh hasil pendidikan Spesialis Urologi dengan kualitas yang bermutu tinggi disamping peningkatan kualitas yang akan berguna untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

Menyadari bahwa pada saat itu di Indonesia hanya terdapat 120 Spesialis urologi, sedangkan sampai saat ini pusat pendidikan urologi di Indonesia yang ada baru di Universitas Indonesia Jakarta dan Universitas Airlangga Surabaya, maka pemikiran untuk mengembangkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Urologi di Universirtas Padjadjaran Bandung telah dimulai sejak tahun 1994.

Masalah yang disebutkan di atas telah menjadi perhatian Ikatan Ahli Urologi Indonesia dan hal ini terlihat dari hasil keputusan rapat Kolegium Ikatan Ahli Urologi Indonesia, yang dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 1994 di Hotel Savoy Homan Bandung, pada rapat tersebut diputuskan agar Sub Bagian Urologi Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RS Dr. Hasan Sadikin Bandung mulai turut melaksanakan Pendidikan Spesialis Urologi.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan rapat Kolegium Ikatan Ahli Urologi Indonesia tanggal 7 Desember 1994 tersebut, maka telah dimulai pendidikan Tahapan Bedah Dasar dari Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 Urologi di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RS Dr. Hasan Sadikin sejak tahun 1996, dengan seorang peserta, yang kemudian disusul dengan 2 orang peserta lagi pada semester berikutnya dan seterusnya, sehingga secara keseluruhan pada saat itu (2006) jumlah peserta pendidikan PPDS 1 Urologi FK. UNPAD telah mencapai 24 orang. Setelah dinilai oleh Kolegium Urologi Indonesia bahwa Sub Bagian Urologi Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RS Dr. Hasan Sadikin Bandung sudah mampu melaksanakan pendidikan urologi maka diusulkan oleh Kolegium Urologi Indonesia ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) untuk ditetapkan sebagai pusat pendidikan urologi ke 3 di Indonesia.

Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 3040/D/T/2006 tahun 2006, maka Sub Bagian Urologi Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RS Dr. Hasan Sadikin Bandung ditetapkan sebagai pusat pendidikan urologi ke tiga di Indonesia.

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

Visi
Menjadi Institusi Kesehatan yang unggul dan transformatif dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat.

Misi

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan urologi kepada peserta didik.
  2. Mengembangkan penelitian dalam bidang urologi yang bermutu, bertaraf nasional dan internasional.
  3. Menyelenggarakan pelayanan di bidang kesehatan urologi yang bermutu, paripurna yang berorientasi pada kepuasan keselamatan pelanggan dan keselamatan pasien.
  4. Meningkatkan kualitas sumberdaya yang dapat mendorong inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing.
  5. Meningkatkan taraf kesejahteraan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
  6. Meningkatkan peran dan eksistensi Prodi/SMF Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran / RS Hasan Sadikin dalam mencapai visi dan misi Unpad dan RSHS.
  7. Mengembangkan good department governance dengan memperkuat infrastruktur kelembagaan (penguatan manajemen dan sistem).

TUJUAN :

  • Tersedianya prasarana, sarana dan SDM yang berkualitas untuk memberikan pelayanan urologi  bermutu, berorientasi pada keselamatan pasien dan kepuasan pelanggan.
  • Tercapainya kerjasama dengan berbagai pihak penyelenggara pendidikan urologi nasional dan internasional.
  • Menghasilkan penelitian berkualitas dan dipublikasikan di tingkat nasional dan internasional.

Rencana Strategis 2015-2019

Tahapan-tahapan strategi yang harus ditekankan dalam upaya pencapaian VISI Prodi Urologi  FK-UNPAD/RSHS periode 2015-2019 adalah sebagai berikut :

  1. Penataan sistem manajemen internal dan peningkatan kesejahteraan staf.
  2. Peningkatan dan penjaminan mutu sumber daya manusia (staf) serta  profesionalisme dalam melaksanakan kegiatan Tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat) dan Pelayanan Kesehatan.
  3. Peningkatan kerjasama tingkat nasional dan regional dalam bidang tridharma perguruan tinggi dan pelayanan kesehatan.
  4. Pencapaian kemaslahatan bagi masyarakat dalam berbagai kegiatan produksi jasa pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Prasarana dan Sarana
Prasarana Pendidikan

Prasarana yang tersedia untuk proses pendidikan terdiri dari gedung yang digunakan sebagai :

  1. Ruang perkuliahan yang dilengkapi dengan sarana multimedia (LCD dan komputer) untuk memfasilitasi presentasi perkuliahan
  2. Ruang rapat
  3. Ruang staf
  4. Ruang uromentor
  5. Kamar jaga residen
  1. Perpustakaan

Sarana perpustakaan Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menyediakan koleksi buku teks, jurnal ilmiah urologi nasional dan internasional, majalah dan disertasi/tesis/skripsi.

Program Studi menyadari betapa pentingnya peranan perpustakaan dalam menunjang kegiatan belajar dan mengajar, sehingga ruang ini dilengkapi dengan internet dan ruangan yang ber-AC. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan angin segar pada suasana akademik bagi peserta ajar dalam mengikuti proses belajar.

Sarana Pendidikan

  1. Sarana pelayanan :
    1. Poliklinik (Rawat Jalan) : 5 hari / minggu
    2. Ruangan (Rawat Inap) :
      • Ruang pria : 46 tempat tidur
      • Ruang wanita : 32 tempat tidur
      • Ruang anak : 34 tempat tidur
      • Ruang kelas A : 32 tempat tidur
      • Ruang kelas B : 20 tempat tidur
      • Ruang Swasta :
        - Ruang Parahyangan : 67 tempat tidur
    3. Kamar Bedah :
      • Operasi terbuka : 1 kamar
      • Operasi endoskopi : 1 kamar
      • Operasi emergensi : 1 kamar
      • One day surgery : 1 kamar
  2. Sarana diagnostik urologi :
    • Diagnostik umum
    • Sarana penunjang diagnostik
    • Ultrasonografi :
      1. Transabdominal
      2. Transrektal
      3. Biopsi prostat
    • Unit urodinamik :
      1. Uroflowmetri
      2. 6 chanel urodinamik
    • Endoskopi :
      1. Rigid
      2. Flexible
  3. Sarana penunjang diagnostik :
    • Laboratorium (Patologi Klinik)
    • Radiologi umum  :
      1. Rontgen
      2. USG
      3. CT Scan
      4. MRI
    • Patologi Anatomi
    • Kedokteran Nuklir
  4. Sarana diagnostic terapeutik urologi :
    • Bedah umum
    • Endoskopi :
      1. Dasar
      2. URS (Uretero Renoscopy)
      3. PCNL (Percutaneus Nephro Litholapaxy)
      4. Laparoskopi dilengkapi dengan monitor system
      5. Generator EHL, ultrasonic, laser holmium
      6. ESWL
      7. USG guiding
  5. Sarana penunjang terapeutik :
    • Unit diialisis (Nefrologi)
    • Unit radioterapi
    • Unit onkologi medic

Staf Program Studi Urologi FK. UNPAD / RSHS Bandung

  1. Prof. Dr. Suwandi Sugandi, dr., Sp.B., Sp.U(K)
    NIDN : 0018034305
  2. Dr. Bambang S. Noegroho, dr., Sp.B., Sp.U(K)
    NIDN : 8877530017
  3. Dr. Tjahjodjati, dr., Sp.B., Sp.U(K)
    NIDN : 8869730017
  4. Dr. Ferry Safriadi, dr., Sp.U(K)
    NIDN : 8894530017
  5. Safendra Siregar, dr., Sp.U(K)
    NIDN : 8808530017
  6. Ricky Adriansjah, dr., Sp.U(K)
    NIDN : 8838530017
  7. Kuncoro Adi, dr., Sp.U(K)
    NIDN : 8828530017
  8. Aaron Tigor Sihombing, dr., Sp.U
    NIDN : 0026057306
  9. Jupiter Sibarani, dr., Sp.U
    NIDN : 8815530017
  10. Sawkar Vijay Pramod, dr., Sp.U
    NIDN : 8868730017
  11. Ahmad Agil, dr., Sp.U
    NIDN : masih proses
© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.