Seputar Fakultas

Komite Etik Penelitian Kesehatan FK Unpad Kembali Berhasil Mempertahankan Pengakuan SIDCER-FERCAP

[Laporan : 24 November 2017] Pada 30 Oktober 2017, KEPK FK Unpad berhasil untuk mendapatkan pengakuan kembali untuk kedua kalinya (re-rekognisi) dari SIDCER (The Strategic Initiative for Developing Capacity in Ethical Review) - FERCAP (Forum for Ethical Review Committees in Asia and the Western Pacific). Penyerahan sertifikat re-rekognisi tersebut diadakan pada tanggal 20-22 November 2017 di New Delhi. Sertifikat diberikan oleh Presiden FERCAP (Prof. Dr. Kenji Hirayama) kepada Nur Atik, dr., M.Kes., Ph.D. (Sekretaris Sub Divisi Uji Klinis) sebagai perwakilan dari KEPK FK Unpad.

Pengakuan sendiri diberikan pasca penilaian oleh tim surveyor dari beberapa komite etik anggota FERCAP di luar dan dalam negeri. Surveyor berperan sebagai penilai komite etik. Layaknya akreditasi lain, komponen penilaian yang dilakukan diantaranya kualitas dari SOP, kualitas mereview serta fasilitas yang ada.

Salah satu indikator sebuah negara dapat menjadi besar adalah dengan melihat berapa banyak proses serta produk riset yang dihasilkan oleh negara tersebut. Filosofi dilakukannya riset adalah untuk mencari akar permasalahan yang ada sehingga dapat mencari berbagai alternatif penyelesaian yang bersifat komprehensif.

Universitas sebagai bagian dari perangkat negara Indonesia yang saat ini keberadaannya di bawah Kementerian Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi memiliki tanggungjawab untuk melakukan riset sebagai bagian dari Tridharma perguruan tinggi. Sejak tahun 1990, FK Unpad membentuk Komite Etik Penelitian Kesehatan. Komite ini dibentuk sejalan dengan peningkatan jumlah riset di FKUP, baik riset mandiri maupun riset kolaborasi dengan institusi lain di dalam maupun luar negeri.

KEPK memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya untuk melindungi hak-hak subyek penelitian, namun juga memastikan hak dan kewajiban peneliti tetap terjaga, sehingga pada akhirnya kualitas hasil riset dapat terjaga. KEPK FK Unpad saat ini diketuai oleh Prof. Dr. Firman F. Wirakusumah, dr., SpOG (K) dengan Sekretaris Dr. Meita Damayanti , dr., M.Kes., SpA(K) merupakan salah salah satu komite etik yang terekognisi SIDCER (The Strategic Initiative for Developing Capacity in Ethical Review) dan FERCAP (Forum for Ethical Review Committees in Asia and the Western Pacific), sebuah forum diskusi serta mengevaluasi peran dan fungsi komite etik se asia pasifik. Di Indonesia sendiri saat ini baru ada 11 Komite etik yang terekognisi oleh lembaga tersebut. Pada saat yang sama, dr Nur Atik juga memberikan presentasi dengan judul “Ethical and legal issue aspect analysis of Bio-banking development In Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran, Indonesia”. Materi tersebut merupakan sharing pengalaman Institusi dalam hal pembentukan Biobanking termasuk pembahasan terkait aspek etik dan legalnya.

KEPK FK Unpad telah berdiri sejak 2015 konsisten mendampingi etika penelitian kedokteran di Unpad dan di luar Unpad melalui proses review dan memberikan ethical clearance bagi protokol penelitian yang diajukan. Setiap tahun lebih dari 1000 protokol penelitian melalui proses review oleh KEPK FK Unpad. Proses pengajuan dan review saat ini sudah hampir paperless melalui situs kepk.fk.unpad.ac.id.

Dengan pengakuan ini, institusi khususnya KEPK FK Unpad berharap dapat terus memperbaiki diri sehingga kualitas riset yang dihasilkan dapat terus meningkat.

Laporan oleh Nur Atik, dr., M.Kes., Ph.D [NA/FH]

Lampiran :
upload error
Share this Post:
Kembali
© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.