Seputar Fakultas

Pengambilan Sumpah Dokter Gel. IV Tahun Akademik 2016/2017

14  Lulusan Dokter Umum  Jalani Sumpah Dokter, dan 1 Orang Lulus dengan Pujian

FK Unpad kembali gelar acara Pengambilan Sumpah Dokter Gelombang IV Tahun Akademik 2016/2017 pada Kamis (3/8/2017) di Aula Lt.6 Gedung Rumah Sakit Pendidikan Unpad Jl. Eiyjkman No.38  Bandung.

14 orang peserta diambil sumpahnya sesuai dengan agama yang dianutnya masing-masing, terdiri dari 6 orang laki-laki dan 8 orang perempuan.

Dr. Susi Susanah, dr., SpAK, Koordinator Program Studi Profesi Dokter (PSPD) FK Unpad, memaparkan dalam laporannya, para peserta ini lulus Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Mei  2017.

Ratuafni Sharfina Wardani, dr adalah peraih nilai UKMPPD tertinggi CBT  dengan nilai 84,50 dan juga peraih nilai tertinggi UKMPPD untuk OSCE dengan nilai 84,84.

Dengan pengambilan sumpah dokter ini, alumni FK Unpad terhitung sejak tahun 1965 menjadi 8.580 orang.

Dekan FK Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriyani, dr., Sp.F., DFM, bertindak sebagai pimpinan acara yang didampingi oleh Prof.Dr.Dany Hilmanto,dr.,Sp.A(K) (Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kerjasama dan Inovasi) serta Herry Herman, dr., Sp.OT., PhD (Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya dan Tata Kelola).

 

Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Unpad Dr. Bambang Setiohadji,dr., Sp.M(K).,MH.Kes menuturkan  bahwa dengan dilaksanakannya Sumpah Dokter ini merupakan awal dari suatu perjalanan panjang yang akan dijalani oleh lulusan seorang dokter umum.

 

Ketua IKA meminta kepada para lulusan dokter baru untuk selalu membangun Alamamater kita dimanapun berada disaat kita sedang mengabdi kepada masyarakat karena buku terbaik seorang dokter adalah pasen kita, dimana dari merekalah kita akan mendapatkan ilmu yang bisa kita kembangkan melalui riset dan penelitian.

 

Sedangkan Dekan FK Dr. Yoni Fuadah Syukriyani, dr., Sp.F., DFM mengungkapkan bahwa sumpah dokter merupakan Gerbang pertama keterlibatan menuju dunia kesehatan.

 

Profesi dokter adalah profesi yang paling tua di dunia, secara tradisi komunitas kedokteran meyakini bahwa apa yang dikerjakan oleh seorang dokter Tuhan pasti ikut menyaksikannya oleh karena itu bukan hanya kata – kata yang diucapkan  pada saat  sumpah dokter saja   akan tetapi pembuktian yang harus dikerjakan dan di jaga dari kata – kata  yang diucapkan pada saat sumpah dokter karena sumpah dokter selalu dibacakan atas nama Allah YME yang akan membuat dokter baru ini bisa berbuat lebih banyak kebaikan contohnya melalui progran internship yang akan dijalani.

 

Ilmu kedokteran semakin berkembang cepat oleh karena itu kita tidak boleh berhenti hanya menjadi seorang dokter umum saja akan tetapi harus menjadi seorang dokter yang profesional dengan keahlian yang berkembang ke tingkat nasional, hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan seorang dokter dimana kompetensinya harus diakui ditingkat nasional.

 

Selanjutnya Dekan pun mengharapkan kedepan seorang dokter harus bisa menghadapi tantangan perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan, dokter – dokter akan menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat karena kebutuhan masyarakat harus lebih dulu dilayani dan diutamakan, oleh karena itu bila mengalami kesulitan didalam prakteknya maka diharapkan adanya komunikasi dengan Ikatan Alumni karena almamater harus dijadikan guru sebagai tempat mengadu, bertanya, dan menimba ilmu.

Share this Post:
Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.