Departemen & Staff

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler


Latar Belakang

Setiap tahunnya, lebih dari 36 juta orang meninggal karena penyakit tidak menular dan angka ini mencakup 63% dari seluruh kematian. Secara, global, penyakit tidak menular yang merupakan merupakan penyebab kematian nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler. Menurut WHO, penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Pada tahun 2008 diperkirakan sebanyak 17.3 juta kematian disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Lebih dari 3 juta kematian tersebut terjadi sebelum usia 60 tahun.

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas kedokteran Universitas Padajadjaran secara resmi berdiri sejak tanggal 30 April 2005 berdasarkan  Surat Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 831/J06/Kep/KP/2005 mengenai pembentukan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas kedokteran Universitas Padajadjaran berdiri sebagai salah satu syarat untuk dapat menjadi Pusat Studi Kardiologi dan Kedokteran Vaskular. Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran diharapkan dapat menjadi salah satu pusat studi kardiovaskular dan dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan baru untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis Jantung dan pembuluh darah di Indonesia.

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas kedokteran Universitas Padajadjaran saat ini dipimpin oleh dr. Toni Mustahsani Apram, SpPD. SpJP(K). MMRS. sebagai Kepala Departemen dan Dr. dr. Augustine Purnomowati, SpPD. SpJP(K) sebagai Ketua Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di FK UNPAD.

Pendidikan Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di FK UNPAD berlangsung selama 8 semester dengan beban studi mencakup 127 SKS. Pendidikan program studi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular  terbagi menjadi 3 tahap yaitu pengetahuan kedokteran klinik umum (Tahap I), pengetahuan kardiovaskular klinik khusus (Tahap II), dan Keterpaduan/penerapan ilmu penyakit jantung (Tahap III). Aspek pembelajaran meliputi pengetahuan, skill dan praktek klinis yang relevan dengan target pencapaian kompetensi kolegium. Pengetahuan dievaluasi dalam ujian modul (sesuai dengan level PPDS). Proses pembelajaran didapat melalui konferensi klinis, konferensi bedah jantung, visite besar laporan kematian, presentasi kasus, presentasi referat, pembacaan jurnal, dan kuliah tamu. Hingga saat ini Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di FK UNPAD memiliki 22 tenaga pendidik aktif.

Dalam rangka mencapai visi departemen dan program studi untuk dapat menjadi institusi Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang unggul serta mampu berdaya saing secara global maka Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran terus berupaya untuk menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan terkemuka di dunia seperti Radboud University, Neijmegen, Netherland dan University of Utah. Besar harapan kami untuk dapat menghasilkan peserta didik yang berkualitas serta mampu berdaya saing secara global. Menumbuhkan motivasi dan inovasi staff pendidik agar dapat berkontribusi dalam perkembangan dunia kardiovaskular baik pada tingkat nasional maupun internasional, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kardiovaskular, khususnya pada tingkat Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya.

Nilai akreditasi LAMPTKES A yang berhasil diraih pada tahun 2016 merupakan salah satu pencapaian dan bentuk komitmen kami dalam menjadi institusi Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang unggul dan mampu bersaing secara global.

Sejarah

Konferensi Nasional Perhimpunan Dokter Sesialis Jantung dan Pembuluh Darah pada tahun 2004 di Denpasar Bali merekomendasikan urgensi untuk dibentuknya pusat-pusat studi kardiovaskular baru di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis Jantung dan pembuluh darah di Indonesia, dimana pada rapat Kolegium Kardiovaskular tanggal 24 februari 2004 FK-UNPAD ditunjuk sebagai salah satu calon pusat studi yang potensial.

Dengan berdasarkan surat Kolegium Kardiovaskular tanggal 9 November 2004, Rektor Universitas Padjadjaran pada tanggal 27 november 2004  mengeluarkan surat yang mendukung gagasan untuk melakukan persiapan dibentuknya Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Kolegium Kardiovasklular dengan suratnya tanggal 10 Januari 2005 mensyaratkan adanya Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular untuk dapat menjadi pusat studi kardiologi dan kedokteran vaskular.

Untuk meyakinkan perlunya pembentukan departemen ini pertemuan-pertemuan dan presentasi pada bulan Februari 2005 dengan Rektor UNPAD [Prof. Dr. A. Himendra Wargahadibrata, SpAn(K)], Pembantu Rektor I  UNPAD [Prof. Ponpon Ijdradinata, SpA(K)], Dekan FK-UNPAD [dr. Eri Surachman, SpAn(K)], Direktur Utama RSHS [Prof. Cissy R. Kartasasmita, SpA(K)],  Kepala Bagian IPD [Prof. Rully M.A. Roesli, SpPD-KGH, serta presentasi didepan Staff senior Bagian Ilmu Penyakit Dalam, dan Komite Medik RSHS. Presentasi didepan staf senior Bagian Ilmu Penyakit Dalam juga dihadiri oleh Prof. Dede Kusmana, SpJP(K)[FKU]) dan Prof. Junus Alkatiri, SpPD SpJP(K)[UNHAS], yang mewakili Kolegium Kardiovaskular Indonesia yang juga melakukan visitasi kelayakan dibentuknya Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular di Fakulats Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Dari hasil pertemuan-pertemuan diatas, Rektor Universitas Padjadjaran akhirnya mengeluarkan  Surat Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 831/J06/Kep/KP/2005 tanggal 30 April 2005 tentang pembentukan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, dan menunjuk dr. Eko Antono, SpPD, SpJP(K) dan dr. Erwinanto, SpJP(K) sebagai Kepala Departemen dan Sekretaris Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran UNPAD.

Dukungan dari semua pihak dari Pimpnan Universitas, Dekan FK UNPAD, Pimpinan RSHS, dan semua bagian terkait terutama bagian Ilmu Penyakit Dalam perlu untuk kita ingat dan syukuri. Secara khusus perlu dikemukakan disini agar kita tidak  pernah melupakan jasa dan dukungan yang luar biasa dari Prof. Dr. Abdullah Himendra Wargahadibrata, SpAn(K) selaku Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Dr.dr Ponpon Idjradinata, SpA(K) selaku Pembantu Rektor I Universitas Padjadjaran, dan Prof. Dr. dr. Rully M.A. Roesli, SpPD-KGH selaku Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran didalam pembentukan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK UNPAD.

Visi dan Misi

VISI

Menjadi institusi pendidikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang unggul dan mampu bersaing secara global pada tahun 2021.

 

MISI

  • Meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar mampu bersaing secara internasional
  • Menghasilkan anak didik yang berkualitas dan mampu berperan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit kardiovaskular serta mampu bersaing secara global
  • Menumbuhkan motivasi dan inovasi serta komitmen yang tinggi bagi staf pendidik untuk mencapai prestasi dan keunggulan dalam setiap ajang kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional
  • Institusionalisasi divisi menjadi Program Pendidikan Dokter Spesialis Konsultan.
Struktur Organisasi

Tenaga Pendidik yang Aktif:

  1. Toni Mustahsani Aprami, dr., SpPD. SpJP(K).
  2. Dr. Augustine Purnomowati, dr. SpPD. SpJP(K).
  3. Erwinanto, dr. SpJP(K).
  4. Erwan Martanto, dr. SpPD. SpJP(K).
  5. Pintoko Tedjokusumo, dr. SpJP(K).
  6. A. Fauzi Yahya, dr. SpJP(K).
  7. Dr. Chaerul Achmad, dr., SpJP(K).
  8. Dr. Januar W. Martha, dr., SpPD. MPH. SpJP(K).
  9. Dr. M. Rizki Akbar, dr. MKes. SpJP(K).
  10. Syarief Hidayat, dr. SpPD. SpJP.
  11. Teddy Arnold Sihite, dr., SpPD. SpJP(K).
  12. Rien Afrianti, dr. SpJP.
  13. Triwedya Indra Dewi, dr. SpJP.
  14. Badai Bhatara Tiksnadi, dr. MM. SpJP(K).
  15. Mohammad Iqbal, dr., MKes. AIFO. SpJP(K).
  16. Miftah Pramudyo, dr., SpJP.
  17. Melawati Hasan, dr., SpJP.
  18. Charlotte Johanna Cool, dr., SpJP.
  19. Giky Karwiky, dr. SpJP.
  20. Nuraini Yasmin Kusumawardhani, dr., SpPD. SpJP.
  21. Hawani Sasmaya Prameswari, dr., SpJP.
  22. Astri Astuti, dr., SpJP.

 

Tenaga Kependidikan :

  1. Lisna Indriani, S.I.Kom
  2. Adhi Aryandi, S.Kom
  3. Mochamad Ega Permana
  4. Fitha Erniani
Kontak Kami

Telepon : 022-2036549, Fax : 022-2036549. atau www.smup.unpad.ac.id

Kembali
© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.