Departemen & Staff

Departemen Radiologi.


Latar Belakang
  1. Latar Belakang Departemen

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sebagai Rumah Sakit  Type A yang menyelenggarakan Pelayanan, Pendidikan, dan Penelitian serta menjadi pusat rujukan tersier untuk Propinsi Jawa Barat dituntut untuk mampu  memberikan pelayanan kesehatan sesuai tuntutan masyarakat baik ditinjau dari segi kuantitas maupun kualitas.

Selain itu, sesuai dengan dukungan pemerintah untuk mengembangkan pelayanan rumah sakit yang berkelas dunia dan sesuai pula dengan visi RSHS untuk menjadi institusi kesehatan yang unggul dan transformatif dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat (Transformative leader in health care), RSHS diharapkan mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya yang bertaraf internasional baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri, khususnya di tingkat regional yaitu di tingkat Asia Tenggara.

Departemen/SMF Radiologi RSHS sebagai unit pelayanan penunjang diagnostik  yang sangat penting peranannya dalam sistem pelayanan di Rumah Sakit, sehingga perlu mendapat perhatian yang serius dalam kaitannya dengan  penyediaan perlatan yang mutakhir dan SDM yang terampil serta dapat memenuhi  tuntutan kebutuhan masyarakat.

Kendala yang ada saat ini menyebabkan RSHS tidak dapat memberikan pelayanan yang optimal. Hal ini menyebabkan masyarakat kurang berminat memanfaatkan RSHS sebagai tempat pelayanan kesehatannya terutama sebagai pusat rujukan tersier.Animo masyarakat belum sepenuhnya puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Departemen/SMF Radiologi RSHS.

Pada era globalisasi informasi pemahaman masyarakat semakin baik tentang arti sebuah rumah sakit., tuntutan masyarakat pada pelayanan radiologi yang lebih baik sehingga berbagai upaya penyempurnaan dan perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi dan mengatasi semua perubahan lingkungan bisnis yang sangat kompetitif dan turbulen tersebut, baik dari sisi demand maupun supply, Departemen/SMF Radiologi RSHS dituntut untuk dapat membuat perencanaan yang berbasis bisnis strategis, yaitu selain merespon perubahan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, juga untuk menciptakan masa depan melalui perubahan-perubahan yang dilakukan sejak sekarang.

Untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh Departemen/SMF Radiologi RSHS, perlu ada langkah-langkah kongkrit dalam penyediaaan peralatan penunjang di Departemen/SMF Radiologi RSHS melalui rangkaian program yang menyeluruh dan sifatnya tidak tambal sulam. RSHS sebagai rumah sakit Kelas A dan Rujukan Puncak Propinsi Jawa Barat yang jumlah penduduknya terpadat di Indonesia (38.965.440 orang atau 17,80% dari jumlah penduduk Indonesia) harus mempunyai kemampuan bersaing  dengan rumah sakit-rumah sakit lainnya yang berada di kota Bandung dan sekitarnya. 

Renstra pada dasarnya merupakan upaya penyusunan rencana kerja utama yang bersifat strategis dengan melakukan analisis terhadap faktor internal dan eksternal yang ada pada Departemen/SMF Radiologi RSHS, sebagai upaya untuk mempersiapkan dan menjawab tantangan serta tuntutan lingkungan untuk masa yang akan datang. Renstra berfungsi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan radiologiyang mampu untuk bersaing dengan rumah sakit lain dan dapat memenuhi kebutuhan pelayanan pasien-pasien RSHS sendiri.

Jadi arti penting renstra ini untuk mengarahkan Departemen/SMF Radiologi RSHS seoptimal mungkin dapat mencapai kondisi yang lebih unggul guna bersaing di masa depan.

 

Sejarah
  1. Sejarah Departemen

 

Bagian Radiologi di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung diperkirakan sudah ada sejak tahun 1950 yang pada saat tersebut dikenal oleh masyarakat sebagai Rumah Sakit Ranca Badak, dengan Kepala Bagian saat itu adalah Tan Tjin Hong, dr,SpRad.

Sejalan dengan berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran pada tahun 1957, maka dimulailah mata kuliah Radiologi yang diberikan pada mahasiswa Kedokteran tingkat 4 dan 5, yang dimulai sejak tahun 1961 bertempat di RS. Dustira Cimahi.

Diperkirakan pada tahun 1974-1983, Bagian Radiologi RS. Ranca Badak / Fakultas Kedokteran Unpad dipimpin oleh Mayjen (TNI) Prof. Soemartono, dr., SpRad. Pelayanan Radiologi di Rumah Sakit saat itu masih menggunakan pesawat Konvensional. Seiring dengan kemajuan teknologi saat itu, pelayanan radiologi dilengkapi dengan alat baru Ultrasonografi (USG), pesawat fluoroskopi dengan monitor yang tidak lagi membutuhkan kamar gelap.

Tahun 1993 pelayanan radiologi dilengkapi dengan pesawat CT scan, pesawat DSA (digital substraction angiography), dan tahun 2000 dilengkapi dengan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Tahun 2007 pelayanan radiologi diperkuat dengan pesawat CT scan multi slice.

Pada saat ini Departemen/SMF Radiologi Fakultas Kedokteran UNPAD/RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung didukung 13 orang berstatus staf pendidik aktif yang mempunyai keahlian khusus di bidang CT scan, MRI dan Intervensi yang berpengalaman dan kompeten dibidangnya.

Sejak didirikannya hingga sekarang Departemen Radiologi FK UNPAD/RSHS telah meluluskan 244 orang spesialis  yang tersebar di selu­ruh Indonesia.

Berikut adalah nama-nama Kepala Departemen Radiologi sejak mulai berdiri :

1.

Tan Tjin Hong, dr

Tahun 1950 - 1974

2.

Mayjen (TNI) Prof. Soemartono, dr., SpRad

Tahun 1974 - 1983

3.

Soekotjo S, dr., SpRad

Tahun 1983 - 1990

4.

H. Sachron Fadjar, dr., SpRad

Tahun  1990 - 1994

5.

H. Bobby Akbar S, dr., SpRad(K)

Tahun 1994 - 2002

6.

H. Mukadji Seno, dr., SpRad(K),Onk.Rad

Tahun 2002 - 2010

7.

Prof. Dr. Ristaniah D. Soetikno,dr., SpRad(K)M.Kes

Tahun 2010–2018

8.

Dr. H.Undang Ruhimat, dr., SpRad.(K),MH.Kes

Tahun 2018–Sekarang

Visi dan Misi
  1. Visi Misi Departemen

 

Visi :

Menjadikan Departemen/SMF Radiologi RSHS/FKUP  yang unggul, terpercaya dan transformatif dalam pelayanan, pendidikan dan penelitian.

 

Misi :

  1. Menyelenggarakan pelayanan radiologi paripurna, bermutu dan terjangkau yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.
  2. Menyiapkan sumber daya manusia profesional untuk menunjang pelayanan radiologi melalui pendidikan dan pelatihan.
  3. Mengelola seluruh fasilitas yang ada secara transparan, efisien dan akuntabel (good governance).
  4. Menyelenggarakan sistem rujukan pelayanan radiologi berjenjang yang bermutu.
  5. Melakukan transformasi budaya dan teknologi dalam mewujudkan status kesehatan masyarakat yang lebih baik.
  6. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan senantiasa memperhatikan keselamatan kerja karyawan.
Struktur Organisasi

Kontak Kami
Kembali
© 2018 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.