Departemen & Staff

Departemen Obstetri dan Ginekologi


Latar Belakang

Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RS Hasan Sadikin (FK UNPAD/RSHS) berdiri sejak tahun 1963. Sampai sekarang Departemen Obstetri dan Ginekologi telah menghasilkan 429 lulusan. Departemen kami menghasilkan lulusan-lulusan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan mampu bersaing dengan perkembangan dunia dan ditempa agar mampu bekerja dimanapun berada.

Departemen Obstetri dan Ginekologi pada saat ini dipimpin oleh Dr. dr. Wiryawan Permadi., SpOG(K) sebagai Kepala Departemen, dan dr. Ali Budi Harsono., SpOG(K) sebagai Sekretaris Departemen. Departemen kami mempunyai lima divisi pengembangan ilmu, yaitu Divisi Fertilitas dan Endokrinologi, Divisi Fetomaternal, Divisi Ginekologi Onkologi, dan Divisi Uroginekologi dan Rekonstruksi, serta Divisi Obstetri Sosial.

Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNPAD saat ini terakreditasi A dalam pendidikan, dan bekerjasama dalam pendidikan spesialis dengan 7 rumah sakit regional Jawa Barat, namun pada saat ini yang sudah dibuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga rumah sakit regional, yaitu Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon, Rumah Sakit Syamsudin Sukabumi, Rumah Sakit Cibabat Cimahi, rumah sakit regional lainnya masih dalam tahap proses pembuatan MoU.

Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNPAD saat ini telah menjadi salah satu pusat pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang terkemuka secara nasional dan telah menjalin kerjasama dalam bidang penelitian dan pendidikan dengan pusat pendidikan internasional, seperti pada pengembangan case register carcinoma cervix, maternal record case register, pertukaran staf dan peserta didik antar institusi, serta masih banyak hal lainnya. Departemen kami telah dipercaya dan sukses menyelenggarakan even-even ilmiah Nasional dan Internasional seperti Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI), Bandung Consensus and Controversies in Obstetrics and Gynecology (BCCOG), Meet The Expert, USG Detailed Scan, Gynecology and Pelvic Surgery in Practice, Asia Pacific Association of Gynecology Endoscopy and Minimally Invasive Therapy (APAGE) Regional Meeting, Biennial Congress of Internasional Society for the Study of Hypertension in Pregnancy (ISSHP), dan lain-lain.

Sampai saat ini Departemen kami berkomitmen untuk terus mencetak lulusan-lulisan yang siap pakai dan dapat mengabdi pada nusa dan bangsa.

Sejarah

Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran berkembang dari yang semula hanya merupakan tempat pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, menjadi salah satu pusat pendidikan obstetri dan ginekologi yang terkemuka secara nasional, dan mempunyai jalur kerja sama yang tetap pada tingkat regional maupun internasional, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian.

Tahun 1963-1966 sebagai suatu organisasi, Departemen Obstetri dan Ginekologi sudah merupakan departemen dari FKUP dan RSHS. Dalam segi ketenagaan ada 6 konsulen, yaitu Prof. dr. RM. Sastrawinangun (alm), sebagai Kepala Departemen, dr. Seto Martohoesodo, SpOG (alm) sebagai Chef de Clinic yang sekarang sama dengan Ketua Program Studi, dr.Khouw Wie Gwan, SpOG (1967 pindah ke Amerika Serikat), Prof. dr.Sulaiman Sastrawinata, SpOG (masuk 1966) dan Kol. dr. Soewardjono Soeryaningrat, SpOG sebagai dosen luar biasa.

Tahun 1967, Presiden Soeharto mencanangkan Program Keluarga Berencana Nasional. Sehubungan dengan itu Departemen menyelenggarakan "Simposium Kontrasepsi" yang pertama di Bandung. Pada periode ini Departemen sudah mulai dengan program pengembangan stafnya. Melalui kerjasama dengan pihak-pihak lain, seperti United State Agency for International Development (USAID) dan Population Council, beberapa orang mendapat beasiswa untuk belajar ke luar negeri, seperti Kanada, Amerika Serikat dan Australia.

Tahun 1971-1985, merupakan masa jabatan Prof. Sulaiman Sastrawinata. Personalia terdiri atas Wakil kepala departemen Dr. Djamhoer Martaadisoebrata, Konsulen dr. James Thouw, dr. T. Agoestina, dr.Sofjan Sjahid, dr.Hidayat Wijayanegara, dr.Achmad Biben, dr.Dinan S. Bratakoesoema, dr. Pories Setyadi, dr. Achmad Suardi. Dokter dalam pendidikan terdiri atas 19 orang, ditambah tenaga-tenaga antara lain tenaga R-17, tenaga R-8, tenaga laboran dengan total 130 orang.

Periode ini merupakan masa tersulit bagi Departemen karena adanya perubahan dalam pimpinan dan jumlah Konsulen. Pada masa ini Prof. dr. RM Sastrawinangun, menjalani masa pensiun-nya. Kedudukan Kepala Departemen diganti oleh dr. Seto Martohoesodo, tetapi kemudian beralih lagi kepada Prof. dr. Sulaiman S. Pada saat itu ada beberapa Konsulen yang memilih untuk bertugas di luar Departemen dan hanya ada 3 konsulen, yaitu Prof. dr. Sulaiman S. sebagai kepala departemen, dr. S. Rono Sulistyo sebagai wakil dan dr. Djamhoer Martaadisoebrata.

Pada dekade ini, POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) sudah mulai tampak peranannya, antara lain dengan mengadakan kegiatan ilmiah secara rutin. KOGI I (Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia) diadakan pada tahun 1970 di Jakarta. Kemudian KOGI II, III dan IV berturut-turut diadakan di Surabaya, Medan dan Yogyakarta. Pada tahun 1982, POGI Bandung ditugaskan untuk menyelenggarakan KOGI V.

Tahun 1985-1989 merupakan masa jabatan Dr. Djamhoer Martaadisoebrata dengan pelaksana harian Prof. dr.Sulaiman Sastrawinata dan pengawas sekretariat dr.Achmad Biben. Konsulen bertambah sebanyak 4 orang yaitu dr.Firman F Wirakusumah, dr.A. Wenas Ngantung, dr.Herman Susanto dan dr. Nanang W. Astarto. Dokter dalam pendidikan berjumlah 31 orang, ditambah tenaga-tenaga antara lain tenaga administrasi, tenaga statistik, tenaga paramedis dan pekarya dengan jumlah keseluruhan 65 orang.

Pada periode ini Fakultas membentuk "Tim Studi Reproduksi Manusia" (TSRM). Tujuannya tidak lain untuk melakukan penelitian dalam bidang Kesehatan Reproduksi yang pada waktu itu belum banyak digarap oleh Departemen. Kegiatan ini sempat berkembang dengan baik bahkan mampu mengadakan kerja­sama dengan BKKBN dan WHO Geneva. Oleh WHO kita diakui sebagai Collaborating Center dalam Reproductive Endocrinology serta sempat pula diminta untuk membantu Vietnam mengembangkan laboratoriumnya. Selama bertahun­-tahun TSRM mendapat bantuan dana dalam bentuk Small Grant sebesar $ US 5000 kemudian diikuti dengan Capital Grant $ US 17000. Sayang, dana dalam bentuk Long Institusional Development Grant tidak sempat direalisasikan berhubung dengan adanya kebijakan baru. Di samping bantuan keuangan, TSRM juga mendapat empat jenis International Journal yang berkaitan dengan Kesehatan Reproduksi, selama lebih kurang empat tahun. Di samping itu sampai sekarang departemen masih menerima publikasi WHO secara teratur. Dengan makin aktifnya kegiatan penelitian di Bagan Obstetri dan Ginekologi, dan dibentuknya Unit Penelitian Kedokteran oleh Fakultas, maka peranan TSRM makin berkurang.

Di samping TSRM, Departemen kita pernah pula berkiprah dalam kegiatan penelitian lain, yaitu melalui "Badan Kerja Sama Penelitian Fertilitas Indonesia" (BKS Penfin). Badan ini dibentuk oleh sekelompok ahli Obstetri Ginekologi di luar POGI pada tahun 1977 di Bali. Dari Departemen yang turut berperan dalam pembentukan Badan tersebut adalah Prof. Sulaiman S. dan dr. T. Agoestina. Lebih kurang 15 tahun BKS Penfin, yang kantor pusatnya berada di Bandung, bergerak dalam bidang penelitian Kesehatan Reproduksi, khususnya Keluarga Berencana, dengan mendapat dukungan internasionai seperti IFFH (Family Health International, Population Council), WHO dll.

Peranan BKS Penfin berakhir pada permulaan tahun sembilan puluhan, sehubungan dengan makin meningkatnya aktivitas penelitian yang dilakukan oleh POGI dan Departemen Obstetri dan Ginekologi sendiri. Banyak asset Penfin yang diserahkan kepada Departemen terutama perpustakaan.

Tahun 1989-1995 merupakan masa jabatan dr. Sofjan Sjahid, SpOG dengan penasehat Prof.Dr.dr. Djamhoer MAS, MSPH, SpOG.Konsulen; Staf ahli bertambah lagi sebanyak 12 orang, yaitu dr. Sofie R. Krisnadi, SpOG, dr. Johanes C. Mose, SpOG, dr. Wawang S Sukarya, SpOG, dr. Rustama Natakusumah, SpOG, dan dr. Duddy S. Nataprawira, SpOG, dr. Udin Sabarudin, SpOG, dr.Benny Hasan Purwara, SpOG dr. Supriadi Gandamihardja, SpOG, dr.Jusuf S Effendi, SpOG , dr. Wiryawan Permadi, SpOG, dr. Maringan D.L. Tobing, SpOG dan dr. Herman Wibisono, MS, SpAnd.

Dokter dalam pendidikan berjumlah 26 orang, ditambah tenaga-tenaga lain yaitu tenaga administrasi, tenaga statistik, tenaga paramedis dan pekarya guru bidan dengan jumlah keseluruhan 66 orang.

Tahun 1995-2001 merupakan masa jabatan dr. Hidayat Wijayanegara, SpOG, dengan sekretaris dr. Achmad Suardi, SpOG dan bendahara dr. Johanes C. Mose, SpOG. Staf ahli/konsulen bertambah sebanyak 4 orang yaitu dr.Tono Djuwantono, dr. Anita D. Anwar, dr. Budi Handono dan terakhir dr. Yudi M Hidayat.

Tahun 2001 terdapat tambahan 2 guru besar yaitu dr. Hidayat Wijayanegara dan Dr. dr. Firman F Wirakusumah. Dokter dalam pendidikan berjumlah 39 orang, yang berasal dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 3 orang dan Departemen Kesehatan 33 orang. Tenaga-tenaga lain terdiri dari tenaga ketatausahaan sebanyak 9 orang. Pada masa ini sudah ada beberapa konsulen yang memasuki masa pensiunnya yaitu dr.Pories Setiadi, dr. James Thouw, dr. T.Agoestina, dr.Sofjan Sjahid dan dr. Rustama Natakusuma.

Tahun 2001-2005 merupakan masa jabatan dr. Herman Susanto, SpOG(K) dengan sekretaris dr. Udin Sabarudin, SpOG(K), MM dan bendahara dr. Jusuf S. Effendi, SpOG(K), wakil bendahara dr. Anita D Anwar, SpOG, Ketua Program Studi Dr.dr. Sofie R. Krisnadi, SpOG(K). Staf ahli/konsulen sampai April 2002 sebanyak 24 orang, dan dokter dalam pendidikan sebanyak 60 orang. Tenaga-tenaga lain terdiri dari tenaga ketatausahaan sebanyak 9 orang.

Tahun 2005-2010 merupakan masa jabatan Prof. dr. Duddy S. Nataprawira, SpOG(K), dengan sekretaris Dr.dr. Jusuf S. Effendi, SpOG(K) dan bendahara dr. Anita D. Anwar, SpOG(K). Ketua Program Studi dr. Benny Hasan Purwara, SpOG(K) dan kemudian diganti oleh dr. Udin Sabarudin, SpOG(K), MM, MHKes. Staf ahli/konsulen sampai tahun 2010 sebanyak 44 orang, dan dokter dalam pendidikan sebanyak 94 orang. Tenaga-tenaga lain terdiri dari tenaga ketatausahaan sebanyak 25 orang.

Tahun 2010-2014  merupakan masa jabatan  Prof. Dr.dr. Jusuf S. Effendi, SpOG(K), dengan sekretaris Dr.dr. Wiryawan Permadi, SpOG(K) dan bendahara dr. Dodi Suardi, SpOG(K). Ketua Program Studi Dr.dr. Supriadi Gandamihardja, SpOG(K). Staf ahli/konsulen sampai Oktober 2014 sebanyak 43 orang, dan dokter dalam pendidikan sebanyak 80 orang. Tenaga-tenaga lain terdiri dari tenaga ketatausahaan sebanyak 30 orang.

Tahun 2014 sampai saat ini merupakan masa jabatan Dr.dr. Wiryawan Permadi,SpOG(K), dengan sekretaris dr. Ali Budi Harsono, SpOG(K) dan bendahara Dr. dr. Hanom Husni Syam, SpOG(K), Mkes, Ketua Program Studi Dr.dr. Budi Handono, SpOG(K), MHKes. Staf ahli/konsulen sampai September 2017 sebanyak 40 orang, dan dokter dalam pendidikan sebanyak 87 orang. Tenaga-tenaga lain terdiri dari tenaga ketatausahaan sebanyak 28 orang. Terdapat satu penambahan staf baru pada tahun 2016.

Untuk bidang penelitian, departemen juga mengalami peningkatan volume kegiatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ada penelitian yang berkaitan dengan program doktor, magister atau PPDS I, ada pula yang dibiayai melalui proyek RisBinDok, Academic Leadership Grant (ALG), dan dana-dana lainnya baik dari luar negeri atau dalam megeri.

Visi dan Misi

Visi

Visi pada periode tahun 2014-2018 adalah:

Menjadi pusat pelayanan kesehatan bidang Obstetri dan Ginekologi nasional berbasiskan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

Misi:

  1. Meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan kepada pasien dan peserta didik
  2. Mengembangkan ilmu Obstetri dan Ginekologi secara komprehensif melalui riset, berdasarkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan kaidah etika keilmuan;
  3. Meningkatkan kualitas sumberdaya dan kemampuan kewirausahaan, yang dapat mendorong inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing perekonomian nasional;
  4. Meningkatkan taraf kesejahteraan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
  5. Meningkatkan peran dan eksistensi Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran / RS Hasan Sadikin dalam mencapai visi dan misi Unpad dan RSHS.
  6. Mengembangkan good department governance dengan memperkuat infrastruktur kelembagaan (penguatan manajemen dan sistem).

 

Tujuan Departemen

Menjadi lembaga pelayanan kesehatan dan pendidikan tinggi ilmu obstetrik dan ginekologi yang sesuai dengan perkembangan keilmuan dan mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna jasa.

Nilai-nilai Departemen

1.

COMPASSIONATE

  -

Compassionate Care (Empathy)

  -

Patient Oriented (First and Safety)

  -

TeaMwork and PArtnership

  -

ProfeSSionalism

  -

Integration

  -

InnOvation

  -

LearNing, reseArch, and professional developmenT

  -

Effectivity and efficiency.

2.

“ Tidak ada pelayanan kesehatan tanpa pendidikan dan penelitian “

Kedua nilai ini yang mendasari seluruh pelayanan, pendidikan, dan penelitian kedokteran di Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNPAD 

Struktur Organisasi
NO N` A M A PANGKAT/ GOLONGAN JABATAN FUNGSIONAL STATUS
1. Prof.Dr.dr. Firman F. Wirakusumah, SpOG(K) Pembina Utama / IV E - DIKNAS
2. Prof. dr. Herman Susanto, SpOG(K) Pembina Utama Madya / IV D - DIKNAS
3. Prof. Dr.dr. Sofie R. Krisnadi, SpOG(K) Pembina Utama Madya / IV D - DIKNAS
4. Prof. Dr.dr. Johanes C. Mose, SpOG(K) Pembina Utama Madya / IV D - DIKNAS
5. Dr.dr. Benny Hasan Purwara, SpOG(K) Pembina Utama Muda / IV C Dokter Pendidik Klinis Utama DEPKES
6. Prof. Dr. dr. Jusuf Sulaeman Effendi, SpOG(K) Pembina Utama Madya / IV D - DIKNAS
7. Dr. dr. Maringan D. L. Tobing, SpOG(K),MKes Pembina Utama / IV E Dokter Pendidik Klinis Utama DEPKES
8. Dr. dr. Wiryawan Permadi, SpOG(K) Pembina Utama Muda / IV C Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
9. Dr. dr. Tono Djuwantono, SpOG(K), MKes Pembina Utama Muda / IV C Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
10. Dr. dr. Anita Deborah Anwar, SpOG(K) Pembina Utama Muda / IV C Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
11. Dr. dr. Tita Husnitawati Madjid, SpOG(K) Pembina Utama / IV E Dokter Pendidik Klinis Utama DEPKES
12. Dr. dr. Budi Handono, SpOG(K)MH.Kes Pembina Utama Madya / IV D Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
13. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG(K) Pembina / IV A - DIKNAS
14. dr. Setyorini Irianti, SpOG(K) Penata Tk. I / III D Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
15. dr. Ali Budi Harsono, SpOG(K) Pembina TK.I / IV B Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
16. dr. Dodi Suardi, SpOG(K) Pembina TK.I / IV B Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
17. Dr. dr. Ruswana Anwar, SpOG(K), MKes Pembina TK.I / IV B Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
18. dr. R. M. Sonny Sasotya, SpOG(K) Penata TK. I / III D Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
19. dr. Gatot N. A. Winarno, SpOG(K), MKes Pembina TK.I / IV B Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
20. dr. M. Rizkar Arev Sukarsa, SpOG(K) Penata TK. I / III D Penata TK. I / III D DEPKES
21. dr. Edwin Armawan., SpOG(K),MM,MHKes,MMRS Pembina / IV A Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
22. Dr. dr. Anita Rachmawati, SpOG(K) Penata TK. I / III D Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
23. Dr. dr. Adhi Pribadi, SpOG(K) Pembina / IV A Dokter Pendidik Klinis Madya DEPKES
24. dr. Eppy Darmadi Achmad, SpOG(K), MKes Penata / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
25. Dr. dr. Hartanto Bayuaji, SpOG(K) Penata / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
26. dr. Muhammad Alamsyah, SpOG(K), KIC, M.Kes Penata Tk. I / III D Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
27. Dr. dr. Hadi Susiarno, SpOG(K), MKes, MHKes Penata / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
28. Dr. dr. Akhmad Yogi Pramatirta, SpOG(K), M.Kes Penata / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
29. dr. Amillia Siddiq, SpOG(K), M.Si Penata / III C - DIKNAS
30. Dr. dr. Hanom Husni Syam, SpOG(K), MKes Penata / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
31. dr. Dini Pusianawati, SpOG(K) Penata Muda TK.I / III B dalam proses DEPKES
32. Dr. dr. Zulvayanti, SpOG(K), M.Kes                                                                                                                                                      Penata  / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
33. dr. Andi Rinaldi, SpOG Penata  / III C Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
34. dr. Dini Hidayat, SpOG(K), MKes Penata Muda TK.I / III B dalam proses DEPKES
35. dr. Mulya Nusa Amarullah R., SpOG(K), MKes Penata Muda TK.I / III B - DIKNAS
36. dr. Dian Tjahyadi, SpOG(K), MMRS Penata TK. I / III D Dokter Pendidik Klinis Muda DEPKES
37. dr. Siti Salima, SpOG(K) Penata Muda TK.I / III B dalam proses DEPKES
38. dr. Andi Kurniadi, SpOG(K), MKes Penata Muda TK.I / III B dalam proses DEPKES
39. dr. Windi Nurdiawan, SpOG, MKes Penata Muda TK.I / III B -  

 

Kontak Kami
Kembali
© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.