Departemen & Staff

Departemen Ilmu Bedah Saraf


Latar Belakang
Sejarah

Bagian Bedah Saraf FK UNPAD secara resmi berdiri sejak tahun 1971; Prof. Dr.med. Iskarno, SpBS yang merintis berdirinya Bagian Bedah Saraf dan merupakan salah satu diantara perintis Bedah Saraf di Indonesia.Sebelum berdirinya Bagian Bedah Saraf di RSHS, Bandung, Jawa Barat, praktek pembedahan otak sebenarnya telah dilakukan oleh seorang ahli Bedah Saraf tamu dari Iran yaitu Dr. Jaehun.

Dengan peralatan diagnostik dan teknologi anestesi yang masih sederhana, dirintislah pengembangan operasi di Bagian Bedah Daraf. Tahun 1972 dirintis pendidikan keahlian, dimulai dengan diterimanyadr. Beny Atmadja Wirdjomartani, sebagai asisten Bedah Saraf angkatan pertama, disusul oleh dr.Kahdar Wiriadisastra, keduanya setelah selesai kemudian diterima sebagai staf pengajar di FK UNPAD-RSHS.

Sampai saat ini (Desember 2014) Bagian Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS telah menghasilkan112lulusan.Merupakan jumlah terbanyak dari seluruh ahli bedah saraf yang dihasilkan di Indonesia (±50%). Sebagian diantara mereka menjadi perintis pengembangan Bedah Saraf di berbagai wilayah di Indonesia diantaranya di Aceh, Medan, Padang, Riau,Palembang, Lampung, Serang, Tangerang, Bogor, Cirebon, Solo, Samarinda, Balikpapan, Makassar, sebagian lulusan lainnya berada di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Bali dan daerah-daerah lain di Indonesia.

Sarana diagnostik Bedah Saraf mengalami perkembangan yang signifikan dengan adanya alat CT Scan yang dirintis oleh Tim Bedah Saraf pada tahun 1980. Saat itu pula dimulai teknik bedah mikroskopik.Perkembangan teknik operasi yang pesat terjadi setelah era tahun 1990-an, dengan terdapatnya alat diagnostik yang lebih canggih (diantaranya MRI), alat bedah mikro yang lebih lengkap didapatkan melalui donasi dari Yayasan Sugita dari Universitas Nagoya Jepang.Seiring dengan berkembangnya teknik Bedah Saraf di dunia, Bagian Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS terus mengembangkan diri mengikuti perkembangan, pendekatan (approach) operasi-operasi sulit seperti skull-base surgery, neurovascular, spine telah bisa dilakukan dengan baik.Pengembangan instrumentasi operasi terus dilakukan dan sejak tahun 2001 telah dimulai teknik operasi endoscopy neurosurgery dan juga telah dimiliki alat stereotaxy-neurosurgery.

Dalam eksistensinya sebagai bagian dari institusi pendidikan, Bagian Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS secara terus menerus selalu membina hubungan dengan berbagai institusi pendidikan Bedah Saraf di dunia. Saat ini beberapa institusi yang menjalin hubungan dengan baik diantaranya:  Jepang dengan Nagoya University, Keio University, the University of Tokyo, Gunma University, Aichi Medical University, Daini Red-Cross Hospital Nagoya, Fujita Health University, Tokyo Women’s Medical University, dan Kyoto University. Di Korea Selatan dengan Seoul National University, Yonsei Medical University dan Chonnam National University. Di Jerman dengan Hannover University, International Neuroscience Institute (INI) Hannover, Academic Hospital Bogenhausen Munich, dan Freie University of Berlin.Di Amerika dengan St. Louis University, Di Turki dengan Ege University Hospital. Di Spanyol dengan Carlos Haya University Hospital, Malaga. Di Australia dengan Royal Adelaide University Hospital; disamping beberapa institusi pendidikan besar lainnyadi ASIAN seperti di India, Pakistan danChina.

Kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan tersebut diantaranya dengan dikirimnya asisten Bagian Bedah Saraf ke institusi-institusi luar untuk berpartisipasi aktif didalam berbagai kegiatan Bagian Bedah Saraf di institusi tersebut diatas. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan formal yang termasuk dalam kurikulum pendidikan di bagian Bedah Saraf FK Unpad-RSHS.

Berbagai kegiatan kongres internasional telah dilaksanakan oleh Bagian Bedah Saraf FK UNPAD diantaranya : ASEAN Congress of Neurological Surgery untuk pertama kalinya dirintis dan diselenggarakan di Bandung pada tahun 1984, Joint Conference between Department of Neurosurgery Fujita Health University and FK UNPAD-RSHS untuk pertama kalinya diselenggarakan di Jepang pada tahun 1992 dan kedua kalinya pada tahun 1993 selenggarakan di Bali. Kegiatan ini secara rutin berlangsung hingga saat ini dan melibatkan berbagai institusi di Indonesia dan Jepang.Kegiatan dibawah komisi World Federation of Neurosurgery (WFNS).Pada tahun 2002 diselenggarakan International Congress of Recent Advance of Neurotraumatology di Bali. Pada bulan November 2012, diadakan International Seminar of Neurosurgery And Neuroanatomy: Live Anatomical-Disection of The Brain, yang untuk pertama kalinya menggunakan fasilitas telekonfrens terhubung dengan Aichi Spine Center di Jepang dan Venderbilt University di Amerika. Pada tahun yang sama, diselenggarakan pula the 1stInternational Skull Base and Spine Cadaver Dissection Course yang dihadiri oleh instruktur-intruktur Bedah Saraf Kelas Dunia, seperti Prof. Takeshi Kawase, Jepang dan Prof. Ramani, India.

 Pergantian kepemimpinan di Bagian Bedah Saraf FK UNPAD-RSHSyang pertama terjadi pada tahun 1996, saat itu Dr. Kahdar Wiriadisastra, dr., SpBS dipercaya menjadi kepala bagian untuk menggantikan posisi Prof. Dr.med. Iskarno, dr., SpBS. Kemudian pergantian kepemimpinan yang kedua terjadi pada tahun 2010, dimana Dr. Muhammad Zafrullah Arifin, dr., SpBS(K) dipercaya menjadi kepala bagian menggantikan posisi Prof. Kahdar Wiriadisastra, dr., SpBS.

Sejak tahun 1998, seiring dengan semakin meningkatnya jumlah peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis I(PPDS I) Bedah Saraf, dilakukan perombakan kurikulum.Dasarpemikiran dari perubahan kirikulum tersebut adalah dengan semakin bertambahnya peserta didik PPDS I, sistem pendidikan tidak bisa lagi dilakukan dengan sistem magang dengan dasar evaluasi yang bersifat kualitatif. Kurikulum terus diperbaiki dan semua aktivitas asistensi dievaluasi secara kuantitatif dengan dasar perhitungan sistem Satuan Kredit Semester (SKS)

Visi dan Misi

Visi Departemen Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS

Visi IPDS Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS adalah menjadi institusi pendidikan Bedah Saraf terkemuka di Asia Tenggara yang berbasis Riset dan Berorientasi pada Pelayanan yang Berkualitas sesuai kaidah ilmiah terkini.

Misi Departemen Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS

Sesuai misi pendidikan dokter spesialis Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS, yang antara lain:

  1. Menyiapkan Spesialis Bedah Saraf yang mempunyai integritas sesuai de­ngan Pancasila dan etik ilmu serta etik profesi.
  2. Menyiapkan Spesialis Bedah Saraf yang kreatif, inovatif dan mampu mengembangkan ilmu bedah saraf.
  3. Menyiapkan Spesialis Bedah Saraf yang mampu melaksanakan tugas pela­yanan kesehatan di bidang Bedah Saraf di Indonesia.
  4. Memberikan Pendidikan Ilmu Bedah Saraf secara mendasar dan kompre­hensif, yang dapat menunjang Pendidikan Berkelanjutan.

Tujuan Pendidikan

Tujuan Umum Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf

  1. Mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan Ilmu Bedah Saraf sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan Pancasila.
  2. Mempunyai pengetahuan dalam bidang Bedah Saraf serta mempunyai ketrampilan dan pola pikir yang posi­tif, sehingga dapat memecahkan masalah Bedah Saraf secara ilmiah & dapat mengamalkan Ilmu Bedah Saraf kepada masyarakat secara optimal.
  3. Mampu menentukan, merencanakan, melaksanakan pendidikan &penelitian secara mandiri dan me­ngembangkan ilmu ke tingkat akademik yang lebih tinggi.
  4. Mampu mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan akhlak, etik keil­muan dan etik profesional.

Tujuan Khusus Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf

Mampu melakukan pelayanan Bedah Saraf sesuai dengan standar pelayanan medik Bedah Saraf di Indonesia.

Struktur Organisasi

DAFTAR STAF PENDIDIK

  1. Dr. M. Zafrullah Arifin, dr., SpBS(K)
  2. Prof. Dr. Kahdar Wiriadisastra, dr., SpBS(K) (Pensiun)
  3. Beny Atmadja Wirjomartani, dr., SpBS(K) (Pensiun)
  4. Dr. Akhmad Imron, dr., SpBS(K)., M.Kes
  5. Dr. Achmad Adam, dr., SpBS., M.Sc
  6. Rully Hanafi Dahlan, dr., SpBS., M.Kes
  7. Roland Sidabutar, dr., SpBS., M.Kes
  8. Firman Priguna Tjahjono, dr., SpBS., M.Kes
  9. Mirna Sobana, dr., spBS., M.Kes
  10. Farid Yudoyono, dr., SpBS
  11. Selfy Oswari, dr., S.Si., SpBS
  12. Bilzardy Ferry Zulkifli, dr., SpBS., M.Kes
  13. Ahmad Faried, dr., SpBS., PhD
  14. Agung Budi Sutiono, dr., SpBS., PhD
  15. Sevline Estethia, dr., SpBS., M,Kes

DAFTAR STAF KEPENDIDIKAN

  1. Maman Suparman
  2. Teti Rusmiati
  3. Wawan Setiawan
  4. Taufiq M Ridwan
Kontak Kami

Departemen Ilmu Bedah Saraf FK UNPAD-RSHS

Jl.Pasteur No. 38, Bandung 40161

Telp/Fax. 022-2041694

Kembali
© 2017 MIR FKUNPAD All Rights Reserved.